Posted on Updated on


.

Iklan

DPKPB PANGANDARAN HIMBAU MASARAKAT SEKITAR PESISIR UNTUK WASPADA

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans.

Suasana saat ini kondisi perairan laut selatan pulau Jawa mengalami pasang. Berdasarkan perkiraan, air laut naik 4 hingga 6 meter.

Diantaranya disekitar pesisir pantai Batu Hiu Pangandaran air laut naik dengan ketinggian 4 hingga 6 meter.

Warga Batu Hiu Rangga mengatakan, kepada Buser Trans, air laut dipantai Batu Hiu naik sejak Rabu, (18/7/2018) pukul 23.00 WIB hingga Kamis, (19/7/2018).

“Kalau orang sini bilang, ini namanya air sedang pasang dan dampak air pasang menyebabkan sampah dari laut dan yang sudah terkumpul berserakan ujarnya,” kata Rangga.

Lanjutnya lagi, warga kini sedang gotong royong membersihkan sampah yang berserakan.

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran Nana Rohena mengatakan, pihaknya menghimbau masyarakat sekitar pesisir untuk waspada.

“Waspada tapi jangan panik dan bagi pengguna perahu atau kapal laut untuk melengkapi alat keselamatan di waktu beraktivitas,” singkatnya. (Ateng Jaelani)

AKIBAT DEPRESI SEORANG IBU MENGAKHIRI HIDUPNYA DENGAN CARA GANTUNG DIRI.

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Salah Seorang ibu berinisial R, ( 48 )Telah di temukan dalam keadaan meninggal dunia akibat gantung diri tepatnya di dusun pepedan Rt,003/Rw, 016 Desa Selasari kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran sekitar pkl ,15.30 Wib,,Rabu ( 18-Juli-2018 ).

Korban tersebut pertama di temukan oleh Suami korban sendiri berinisial U ( 53 ) dengan kondisi korban tergantung di rumahnya.

Kronologis penemuan tersebut diketahui oleh suami korban ketika pulang kerja namun setiba di depan rumahnya, pintu rumah terkunci sehingga dirinya tidak bisa masuk kedalam rumah.

Suami korban kemudian pergi ke rumah Tuti tetangga korban selaku saksi ke 2 dan bersama sama ke rumah korban kemudian membongkar paksa kunci gudang dengan menggunakan gergaji besi. Setelah pintu terbuka saksi melihat korban sudah menggantung dengan menggunakan Tambang lima lingkaran panjang ke leher lk 30 Cm, jarak dari lantai lk 2,5 meter, jarak kaki ke lantai lk 10 Cm, jeratan tali yang mengikat ke dongle tali simpul, kemudaian suami korban meminta tolong kepada masyarakat, dan langsung melaporan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polsek parigi.

Atas kejadian tersebut Polsek parigi mengamankan barang bukti berupa Tambang dan baju daster warna hijau corak bunga,selanjut nya korban langsung di bawa ke Puskesmas Parigi.

Sementara dari hasil keterangan medis Puskesmas parigi kondisi korban sudah meninggal dunia dan di tubuh korban dapat luka memar di leher bagian depan memanjang dari ujung leher bagian kiri ke bagian kanan akibat tali pada leher korban.

Menurut keterangan pihak Kepolisian Polsek Parigi dari hasil keterangan pihak keluarga pelapor saksi1U, dan saksi 2 T, bahwa si korban selalu mengeluh/depresi ingin mengakhiri hidupnya karena penyakit diabetnya tidak sembuh sembuh dan sudah berobat kemana mana tidak kujung sembuh.

Setelah di periksa oleh pihak medis Selanjutna keluarga korban membuat surat pernyataan dan membuat surat penolakan dilakukan otopsi. (Ateng Jaelani ).

ACARA TAHUNAN PIKF 2018 DI PANGANDARAN BERLANGSUNG MERIAH

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans.

Di bukanya acara Tahunan Pangandaran International Kite Festival (PIKP ) 2018 oleh Dinas Parawisata dan Kebudayaan kabupaten Pangandaran di lapang katapang Doyong sabtu ( 14/7/2018 ).

Acara Festival tersebut di ikuti Lima negara yaitu: Macau, Malaysia, Singapura, India, Cina, dan Indonesia.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Megi Rijua Parlumi mengatakan,Festival yang diikuti lima negara ini bisa menyedot perhatian Wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selain lima negara yang ikut jadi peserta, PIKF 2018 juga diikuti peserta lokal dari 5 provinsi dan 8 kota di Indonesia.

“Peserta lokal di antaranya; Riau, Jakarta, Bandung, Tulung Agung, Cilacap, Bekasi dan Depok,

Acara ini juga di meriahkan oleh grup band sebanyak 18 grup.Aliran musik yang ditampilkan pada gelaran musik kali ini dari berbagai aliran.

Megi menjelaskan, seluruh grup band tersebut akan mengisi kegiatan selama PIKF 2018 berlangsung hingga Minggu (15/7/2018).

Megi berharap, dengan gelaran musik band lokal dan regional pada FIKP 2018 ini turut mencetak bibit musisi yang dan dapat mengharumkan nama Kabupaten Pangandaran.

“Dari beberapa band yang telah tampil, sudah terlihat bakat para musisi yang memiliki potensi dan layak untuk dikembangkan.

Dan berharap acara tersebut berjalan dengan lancar hingga akhir kegiatan dan jadi hiburan pengunjung tandasnya.(Ateng Jaelani )

PULUHAN MASSA GELAR DO’A BERSAMA Di TAMAN MAKAM PAHLAWAN (TMP) BAHAGIA PANGANDARAN.

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Puluhan massa dari berbagai elemen menggelar acara do’a bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pangandaran Kamis, (12/07/2018).

Koordinator do’a bersama Andriana Mulya mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan agar TMP Bahagia tidak jadi dipindahkan ke Kecamatan Parigi.

“Kami berharap Pemerintah Daerah mengevaluasi rencana pemindahan TMP Bahagia,” kata Adriana.

Adriana menambahkan, pihaknya tidak akan menghambat rencana pembangunan yang sudah direncanakan Pemerintah Daerah.

“Kami lebih setuju Taman Makam Pahlawan tetap disini, ditata dan di per indah” tambahnya.

Sementara Koordinator Gempar Anton Rahardian mengatakan, jika Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia Pangandaran dipindahkan akan mengurangi nilai-nilai sejarah.

“Taman Makam Pahlawan (TMP) ini memiliki sejarah dan layak untuk dipertahankan keberadaannya,” kata Anton.

Anton menegaskan, keberadan generasi hari ini tidak terlepas dari jasa para pahlawan yang ada di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia.

“Untuk itu, kami tetap menolak TMP Bahagia Pangandaran dipindahkan ke Cijoho, Parigi,” tegasnya.(Ateng Jaelani )

PEMKAB PANGANDARAN GELAR RAKOR PENANGGULANGAN KEMISKINAN.

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Pemkab Pangandaran gelar rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan yang di hadiri Bupati Jeje Wiradinata, Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran Para Camat beserta Kepala Desa, perangkat desa se Pangandaran,bertempat di Aula setda, Rabu (11/7/2018)

Dengan digelar nya Rakor tersebut guna membahas pemutakhiran, verifikasi dan validasi basis data terpadu (BDT) dalam penanggulangan kemiskinan di Pangandaran pada 2018.

Bupati Pangandaran Hj Jeje Wiranata menyampaikan, efektivitas dan keberhasilan sebuah penanganan program apapun termasuk kemiskinan yang paling utama adalah data harus benar.

“Kami sudah memberikan jaminan kesehatan dari pusat, yakni KIS/kartu waluya. Itu sudah 56% dari 406 ribu jiwa, berarti sudah 200 ribu lebih yang sudah ditanggung oleh pemerintah,” ujarnya.

H,Jeje Wiradinata lanjutnya bahwa pengobatan di puskesmas telah digratiskan pemerintah bagi masyarakat yang mempunyai KIS.

Hanya saja yang jadi kendala saat ini terdapat masalah pada basis datanya.

“Basis data harus mengacu kepada BDT yang dikelola pemerintah melalui Kemensos hasil BPS,” ungkapnya.

Pemerintah memberikan keleluasan kepada daerah untuk memvalidasi ulang tiap enam bulan sekali, agar ketepatan pemetaan ini benar.

“Karena banyak yang terkaver tapi tidak berhak menerima, dan pada prinsipnya menanggulangi kemiskinan ada dua Yakni, mengambil alih tanggung jawab terhadap persoalan-persoalan yang mendasar bagi masyarakat miskin.

“Yaitu pendidikan, kesehatan, dan hidupnya,” ujarnya..

Lanjutnya lagi, memberikan program-program penguatan dan pemberdayaan masyarakat miskin.

“Dari pemerintah pusat ada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), tapi masih kecil dan belum mencerminkan suatu peningkatan pendapatan bagi masyarakat dan kini sedang kami lihat dulu untuk program penguatan ekonomi di mana adanya, nanti ada pelatihan dan pemodalan pungkasnya. (Ateng Jaelani )

DINAS PARAWISATA PANGANDARAN SEGERA GELAR ACARA TAHUNAN PIKF 14-15 Juli 2018.

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran dan Persatuan Layang Layang Pangandaran (PERLAP) akan mengadakan annual event ”Pangandaran International Kite Festival (PIKF) ” sebuah acara tahunan festival Iayang layang, di Lapang Lapang Katapang Doyong, Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu dan Minggu, 14 -15 Juli 2018.

Hal tersebut disampaikan Kabid Ekraf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Megi Parlumi di dampingi Kabag Kebudayaan Aceng Hasim, Kabid Humas Pemkab Pangandaran Dede Haryanto, Ketua Perlap Kokos dan Surya Adi dari Harmony Media sebagai Event Organizer.

“Banyak sekali harapan bagi penyelenggaraan acara PIKF tahun ini dimana dinas pariwisata jelas mempunyai tujuan agar event ini dapat menarik wisatawan asing dan juga Iokal penjuru Indonesia sehingga mereka dapat berkunjung ke pangandaran dan menikmati acara sekaligus destinasi wisata di Pantai Pangandaran,”ujar Megi.

Sementara Surya Adi dari Harmony Media sebagai Event Organizer.
menjelaskan, tema yang diangkat adalah The Beauty Of Harmony dimana harmoni adalah kumpulan beberapa nada yang berbeda tetapi ketika digabungkan dapat membentuk sebuah alunan musik yang indah.

Dalam acara ini panitia juga mengundang peserta Iayang Iayang dari beberapa negara yaitu Macau, India, China, Singapura dan Malaysia serta peserta domestik dari pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan lainnya, untuk memperlihatkan bermacam keindahan Iayang Iayang yang mereka miliki.

“Ada 2 jenis pertunjukan Iayang Iayang yaitu night flying competition yaitu Iayang Iayang yang diterbangkan di malam hari dengan lampu lampu yang dipasang seperti melihat Iampion terbang dan kite flying exhibition, sebuah unjuk kebolehan dan keindahan Iayang Iayang dari peserta peserta manca negara dan Iokal yang di undang,”ujarnya.

Lebih jauh Adi menjelaskan, dalam rangka untuk menggerakan dunia kreatif di pangandaran, di dalam event PIKF 2018 ini juga terdapat beberapa acara yang melibatkan masyarakat khususnya anak muda. Salah satu bentuk campaign dari acara ini adalah bersih bersih pantai barat pangandaran yang melibatkan komunitas anak muda dan para pelajar dari tingkat sd s/d sma.

Untuk kalangan orang tua juga bisa menikmati food bazaar dan stand UMKM binaan pemerintah kab. Pangandaran, acara ini juga dimeriahkan oleh komunitas Zumba yang pastinya mempunyai peminat yang sangat besar karena terdapat berbagai doorprize yang menarik.

Dari sisi kesenian melibatkan berbagai penampil dari unsur seni tradisi seperti ronggeng gunung dan beberapa tari tradisi serta komunitas band band anak muda pangandaran dan ditutup oleh Guest Star Don Lego.

Acara PIKF 2018 ini juga bertepatan dengan acara Polda Jawa Barat yaitu tour gabungan CMU dalam rangka hari bhayangkara yang ke 72 dimana kedua acara tersebut akan berkolaborasi di tanggal 14 -15 agustus 2018 tepatnya di lapang katapang doyong.

Lebih dari 3000 orang yang tergabung dalam komunitas motor dan mobil akan masuk ke kota pangandaran sekaligus mengikuti deklarasilsafety riding oleh polda Jawa barat.

“Kami berharap partisipasi dan dukungan masyarakat Pangandaran karena event ini bertujuan untuk memperkenalkan pangandaran di mata international sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia,”pungkasnya. (Ateng jaelani )

KPU PANGANDARAN GELAR RAPAT PlENO PENGHITUNGAN SUARA HASIL PILGUB JABAR.

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 di Hotel Pantai Timur, Kamis (5/7/2018)

Dalam pelaksanaan tersebut dijaga ratusan aparat gabungan TNI dan Polri mulai pintu masuk hotel hingga tempat pelaksanaan rapat Pleno di Lantai tiga.

Hasil perolehan suara dirinci ulang atau direkapitulasi per kecamatan sebanyak 10 kecamatan, untuk kemudian didapatkan data perolehan suara secara pasti. Baik itu daftar pemilih, jumlah pemilih hadir, suara sah dan suara tidak sah.

Ketua KPU Pangandaran Wiyono Budi Santoso menyampaikan, Hari ini kita akan membacakan berita acara hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan. Kita akan membacakan hasilnya meliputi daftar pemilih, pemilih hadir, suara sah dan suara tidak sah.

Wiyono menyampaikan, pada saat itu pihaknya menerima sejumlah evaluasi dan masukan terutama soal sumber daya manusia KPPS yang dianggap belum menguasai hal-hal teknis.

“Selama ini ketentuan bimtek yang diselenggarakan untuk KPPS, hanya mengambil beberapa orang saja. Harusnya semua ikut, dari mulai ketua sampai anggotanya.

Menurut Wiyono hasil rekapitulasi hari ini akan diserahkan langsung ke KPU Provinsi Jawa Barat.

“Jadi tanggal 7 Juli 2018 kami sudah konsolidasi dan pada 8 Juli 2018 melakukan rekapitulasi,pungkas nya.
(Ateng Jaelani ).