Posted on Updated on


.

Iklan

PEMKAB PANGANDARAN GELAR MUSRENBANG RKPD TAHUN 2019

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda ) Kabupaten Pangandaran lakukan Musrenbang Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 dengan tema ” Mewujudkan RSUD dan infrastruktur strategis kabupaten menuju pariwisata berkelas dunia” bertempat di Aula Setda Kabupaten Pangandaran Senin pagi (19/02/2018).

Hadir di acara tersebut Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata
-Mahmud SH. MH. (Sekda)
-H. Tatang Mulyana (Asda)
-Drs.H. Apip Winayadi (Asda II)
-Drs.H.Dadang Dimyati, M.Si. (Asda III)
-Seluruh Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran beserta Kabag dan Kabid, 10 camat se-Kabupaten Pangandaran beserta
93 kepala desa se-Kabupaten Pangandaran yang diikuti
100 orang peserta.

Bupati Pangandaran dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rapat pra Musrembang RKPD 2019 ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah daerah, provinsi dan nasional serta aspirasi dari masyarakat. Artinya ada beberapa hal yang menjadi prinsip dalam pembangunan, bahwa kita telah mempunyai payung hukum dalam rangka pembangunan Pangandaran.

Ada sekitar 446 ribu penduduk di Kab. Pangandaran yang memiliki keinginan yang banyak sekali, tetapi kita harus membangun berdasarkan kebutuhan. Oleh karena itu nanti dengan kebutuhan dan keinginan yang banyak, tetapi kita sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

“Saya berharap tidak ada lagi kepala dinas yang loyo, kepala dinas harus proposional ASN, inovatif dalam pengadministrasian dan kearsipan serta mengetahui tupoksinya masing-masing,” ujarnya.

“Ayo kita mulai dari sekarang, kita lakukan komunikasi ke atas baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Karena Kalau hanya mengandalkan dari APBD kita sangat sulit,” lanjutnya.

Bupati Jeje menambahkan, “Saya berharap Kadis dan Sekdis harus akur, karena tanggungjawab itu ada pada anda.”

“Saya nggak mau mutasi lagi mutasi jabatan. Seriuslah bekerja dengan baik, Kabid kalau bisa tampil pasang badan, jangan kalau ditanya dikit-dikit tidak ada anggaran. PKL direlokasi itu bukan selesai, Dishub, Satpol PP dinas pariwisata harus terus memantau dan menampung keluhan dari pedagang. Karena untuk di kios Pananjung Sari dari sekitar 800 kios, baru ditempati sekitar 100 kios. Ini merupakan PR yang paling berat pemerintah daerah untuk menindaklanjutinya,”pungkasnya. (Ateng Jaelani)*

BUPATI RESMIKAN PADEPOKAN RONGGENG GUNUNG

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Pemkab Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan lakukan prosesi peresmian padepokan sanggar seni ibing Ronggeng Gunung Pangandaran Dangiang Mustika Sari yang langsung diresmikan oleh Bupati Pangandaran H.Jeje Wiradinata yang bertempat di Dusun Cintasari Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Sabtu siang (16/02/2018).

Dalam acara tersebut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin, para asisten beserta jajaran pemerintahan Kabupaten Pangandaran, ketua sanggar seni Dangiang Mustikasari, Udin Samsudin, S.Sn. Purkon Nurbudiman, S.Pd., hadir pula para pelaku seni ibing ronggeng gunung dan para tamu undangan lainya.

Peresmian tersebut diawali gunting pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dan disaksikan oleh semua yang hadir di acara tersebut. Acara tersebut berjalan lancar dan khidmat.

Bupati Jeje pada waktu diwawancarai oleh awak media mengatakan, peresmian padepokan seni tari Dangiang Mustikasari ini menjadi wadah tempat para seniman untuk membina dan mengembangkan juga melestarikan semua seni, utamanya yang ada di Pangandaran.

“Nanti kita punya basis pengembangan seni yang luar biasa di Pangandaran. Itu salah satu pengembangan wisata budaya, jadi nanti bilamana para wisatawan datang berkunjung ke Pangandaran tidak hanya main ke objek wisata Batu Hiu atau Jojogan, juga pantai Batukaras dan lain sebagainya, tetapi nanti ada satu paket yang namanya paket budaya,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, “Nanti para pengunjung pada malam hari sekitar pukul 10.00 WIB, bisa mengunjungi seni-seni yang ada di kita, seperti halnya seni tari Ronggeng Gunung. Tentu hal ini akan menjadi sangat luar biasa.
Kemarin-kemarin para seniman kita ini mengembangkan seni dan membina seni, hanya dari panggung ke panggung saja, tidak pernah ada latihan dan tidak pernah kreasi dan sebagainya, maka di tempat ini tentu mereka bisa berkreasi.
Ini salah satu kewajiban pemerintah untuk mendorong agar kreativitas menjadi tumbuh,” imbuhnya.

“Ada dua hal yang harus dikembangkan di dalam seni, yaitu :

1. Seni yang betul-betul seni buhun (seni tradisional sekali) pokonya jangan hilang dan jangan dirubah, rongeng Amen jangan hilang, sekarang zaman now jadi harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada, harus menarik, berkreasi dan harus kredible, sehingga menjadi ronggeng yang sesuai dengan zaman now,” ujarnya.

“Bagaimana seni ini bisa berkembang dengan baik, apabila tidak menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Sekarang ini pengembangan seni akan luar biasa , akan menjadi gerakan lebih mudah apabila seni ini ada di sekolah-sekolah menjadi extra kurikuler.
Pada akhir tahun kemarin, dalam menyambut tahun baru 2018 menggelar dan menampilkan tari korosak dan tari masal Ronggeng Gunung, sehingga tari Ronggeng Gunung menjadi seni icon di Kabupaten Pangandaran,” tandasnya. (Ateng Jaelani)*

BUPATI PANGANDARAN HADIRI PERPISAHAN BHAKTI DHARMA PARAMADINA

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Bhakti Dharma Paramadina gelar acara perpisahan peserta program mahasiswa mengabdi Universitas Paramadina yang dihadiri Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata bertempat di saung Sabalad SMK Bhakti Karya tepatnya di wilayah Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Jum’at (16/02/2018).

Salah satu mahasiswa Universitas Paramadina Erik (28) mengatakan,”Dengan digelarnya Bhakti Dharma Paramadina salah satu bentuk kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat, agar para mahasiswa tahu kehidupan di tengah-tengah masyarakat.”

Lanjut Erik, “Melalui program ini, mahasiswa Universitas Paramadina tidak hanya mengalami langsung kehidupan masyarakat desa, namun juga berperan dalam memberdayakan masyarakat, serta melatih kerjasama mereka dalam relasi internasional bersama mahasiswa asing yang memiliki budaya dan bahasa yang berbeda dan di tahun 2018 ini menciptakan mahasiswa yang handal, kuat dan berani.”

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya menyampaikan, “Di Pangandaran ini hak pilihnya masih berbudaya NPWP yang artinya “Nomor Pira Wani Pira” atau nomber berapa wani berapa. Budaya seperti ini yang saya ingin hilangkan. Partai ini hanya wadah saja, suatu partai akan besar dan bisa diterima bagaimana yang mengisinya, mau diarahkan kemana tergantung yang di dalamnya. Saya datang dari partai PDIP, tapi saya buat program-program religi seperti Pangandaran mengaji, ajengan masuk sekolah dan penguatan pesantren serta keagamaan. Progam tersebut anggarannya mencapai 30 miliar rupiah, padahal PDIP adalah partai nasional bukan partai islam. Hal ini menandakan saya masih cinta dan sayang Islam, karena saya pun beragama Islam,” ujarnya.

Lanjut Jeje, “Kalau Indonesia ingin baik itu sangat tergantung bagaimana masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik, saya minta kepada masyarakat agar menentukan pilihannya jangan melihat logonya tetapi lihat orangnya, karena logo atau simbol tidak menjamin membawa kita ke arah yang lebih baik. Apalagi saat ini ramai isu PKI, partai komunis atau paham-paham komunis ini sudah dilarang oleh pemerintah. Jadi apabila ada muncul di tengah tengah masyarakat harap dilaporkan ke pihak yang berwajib agar ditangkap. Oleh karena itu kita jangan terhasut oleh isu-isu menyesatkan,” tandasnya. (Ateng Jaelani)*

UNIVERSITAS GALUH KAMPUS II PANGANDARAN SIAP DIBANGUN

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata meletakan batu pertama pada pembangunan Kampus II Universitas Galuh (UNIGAL) yang berada di wilayah Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, Kamis (15/02/2018).

Ketua Yayasan Pendidikan Galuh, Drs. H. Otong Husni Taufik, S.IP., M.Si. mengatakan, “Pembangunan gedung baru Kampus II Universitas Galuh (UNIGAL) tersebut akan dibangun tiga lantai dengan anggaran senilai Rp. 17 miliar yang ditargetkan akan rampung pada 2019 mendatang. Pembangunan ini dibangun untuk sarana pendidikan Program Studi Ilmu Pemerintahan, Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Magister Pendidikan, Magister Manajemen, Program Pasca Sarjana dan Fakultas Ilmu Penndidikan,” jelasnya.

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya mengatakan rasa syukur alhamdulillah dengan dibangunya Kampus II Universitas Galuh di Pangandaran akan sangat membantu masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pangandaran.

“Pada tahun 2015 kami berkompetisi dalam PILKADA Kabupaten Pangandaran, data yang saya dapatkan anak anak Pangandaran yang melanjutkan ke perguruan tinggi hanya delapan persen, itu sangat rendah sekali. Jadi pemikiran kami pemerintah Kabupaten Pangandaran, hal itu mungkin penyebabnya karena faktor jarak yang cukup jauh dan keterbatasan finansial. Dengan dibukanya Kampus II Universitas Galuh di Pangandaran akan menjadi kesempatan untuk putra-putri Pangandaran semakin terbuka luas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Galuh,” ujarnya.

Lanjut Jeje, “Saya sangat yakin dua tahun ke depan yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akan meningkat hingga lima persen, karena kita harus menigkatkan SDM pendidikan,” jelasnya. (Ateng Jaelani)*

RAKER KPU DENGAN PPK & PPS, AGENDAKAN PEMBENTUKAN BADAN DHOC PEMILU 2019

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran lakukan sosialisasi Raker Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan PPK dan PPS dalam rangka pembentukan badan DHOC Pemilu 2019 yang dibuka oleh Ketua KPU yang bertempat di Aula Desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Kamis (15_02_2018). Pada acara tersebut hadir ketua KPU Pangandaran,Wiyoyo Budi Santosa, Muhtadin, Epi Suhendi, M. Habib, Adnan, Lukman selaku anggota KPU Kabupaten Pangandaran. Hadir pula seluruh ketua dan anggota PPK Panwaslu se-Kabupaten Pangandaran.

Menurut salah satu anggota KPU Kabupaten Pangandaran, Adnan mengatakan, “Dengan dilakukan sosialisasi ini bertujuan untuk pembentukan PPK dan PPS untuk persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum (PEMILU) 2019,” ujarnya. Lanjutnya lagi, “Dengan ini kita sampaikan dalam pelaksanaan pembentukan nanti akan menggunakan metode evaluasi dari badan DHOC, PPK dan PPS yang sekarang di pemilihan Gubernur (PILGUB) 2019. Jadi sebagai mana aturan sekarang metodenya kita memakai metode evaluasi bukan metode ranking lagi, kami mengharap setelah dilakukan evaluasi ini yang di lakukan oleh KPU Kabupaten Pangandaran bisa terpilih kembali anggota PPK dan PPS yang betul-betul kuat untuk menuju suksesnya Pemilu tahun 2019 ,” ungkapnya. (Ateng Jaelani)*

BUPATI PANGANDARAN H,JEJE WIRADINATA PIMPIN UPACARA PROSESI PEMAKAMAN ALMARHUMAH ISTRI WAKIL BUPATI PANGANDARAN

Gambar Posted on


Pangandaran Buser Trans.

Dalam Rangka pelaksanaan upacara penghormatan prosesi pemakaman istri wakil Bupati Pangandaran almarhumah HJ, Endah Surtinah Adang Hadari yang langsung di pimpin Bupati pangandaran H,Jeje wiradinata, bertempat di pemakaman wilayah Desa margacinta kecamatan cijulang kabupaten pangandaran kamis (15_02_2018) pagi.

Di acara pelaksanaan prosesi pemakaman tersebut di hadiri Ketua dan para anggota DPRD kabupaten pangandaran dan seluruh jajaran pemkab pangandaran, TNI, polri. Dan juga para ormas dan di saksikan ribuan warga pangandaran dengan penuh haru dan berjalan dengan Hidmat juga lancar.

Bupati Pangandaran H,Jeje Wiradinata selaku pemimpin pelaksanaan prosesi pemakaman tersebut menyampaikan dalam sambutannya, hari ini kamis 15 februari 2018, kita bersama sama menyaksikan satu ketentuan alloh s,w,t suatu takdir alloh.

Dunia itu pana mahluk yang hidup akan kembali kepadanya, hari kamarin rabu ,14 _02_2018, ibunda tercinta ,HJ, Endah Surtinah ibu kebanggaan kita telah di panggil oleh alloh s,w,t beliau adalah sosok yang menjadi sumber dan insfirasi kekuatan kemajuan kabupaten pangandaran dengan Bpk, H, Adang Hadari, beliau dengan keberadaannya selalu berpikir untuk kepentingan masyarakat pangandaran ujar Bupati Jeje.

Bupati H,Jeje wiradinata lanjutnya kita hari ini menyaksikan dan mengikrarkan,pemerintah kabupaten pangandaran menganugrahkan penghargaan kepada almarhumah ,dua anugrah Darma Ekapada atas perjuangan beliu pemekaran kabupaten pangandaran menjadi kunci dan tokoh pamekaran kabupaten pangandaran.

Bupati Jeje lanjutnya almarhumah selama 6 tahun berjuang yang berakhirnya pada tahun 2012 pangandaran menjadi kabupaten mandiri yang kita saksikan sekarang mengalami perubahan yang signifikan untuk kepentingan masyarakat banyah ujarnya.

Bupati Jeje menambahkan atas dasar itulah pemerintah kabupaten pangandaran mewakili seluruh masyarakat pangandaran hari ini melaksanakan Upacara dan prosesi pemakaman sebagai wujud penghormatan masyarakat pangandaran,kami atas nama seluruh masyarakat pangandaran mengucapkan selamat jalan do,a kami menyertainya semoga almarhum di ampuni segala dosanya dan keluarga yang di tinggalkan semoga mendapat ketabahan pungkasnya.(Ateng jaelani)

KELUARGA BESAR MEDIA BUSER TRANS ONLINE TURUT BELA SUNGKAWA ATAS WAFATNYA HJ. ENDAH SURTINAH (ISTRI WAKIL BUPATI) PANGANDARAN

Gambar Posted on Updated on


Pangandaran Buser Trans

Innalillaahi wa Inna Ilaihi Roji’uun, telah meninggal dunia Ibu Hj. Endah Surtinah (Istri Wakil Bupati) Pangandaran, Adang Hadari, pada hari Rabu, 14 Februari 2018, pukul 10.45 WIB di Rumah Sakit Gotot Subroto Jakarta, setelah dirawat di Rumah Sakit Singapura. Menurut informasi dari Ajudan Wakil Bupati, jenazah diberangkatkan dari Jakarta pukul 15.00/ jam 3 sore dan diperkirakan sampai di Bandara Nusawiru Pangandaran sekitar jam 16.00. WIB. Setibanya almarhumah, rencana pemakaman akan dilaksanakan besok harinya tanggal 15 Februari 2018, di Margacinta. Kami atas nama Keluarga Besar Buser Trans Online menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dalam keadaan khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin Yaa Robbal’alamiin.