Kades Demo, ADD 2010 Sumedang Turun 3 Milyar

Posted on Updated on

Kab. Sumedang, Buser Trans,.

Sejumlah kepala desa di Kabupaten Sumedang lakukan asi demo menuntut perbaikan di wilayah desanya masing-masing, aksi dilakukan di depan gedung DPRD Kab. Sumedang (26/5).

Para kepala desa beserta perangkat lainya diantaranya Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Indonesia (ABPEDSI), Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) mereka menyampaikan beberapa usulan guna mempercepat pembangunan pemerintahan desa diantaranya, peraturan daerah NO: 51 Tahun 2001 tentang dana perimbangan yang harus segera diganti, Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2010 yang kurang tiga milyar diharapkan dalam pembahasan diperubahan anggaran 2010 harus menjadi prioritas, Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) semua perangkat harus mendapatkanya sebab sama-sama bekerja sesuai topoksinya, Asuransi bagi perangkat desa diantaranya LINMAS, BPD dan LPM dan menginginkan adanya pendidikan dan pelatihan bagi pemerintahan desa serta lembaga desa.

Ketua APDESI Kab. Sumedang Warson, S.Ag.,MM mengatakan bahwa para kepala desa dan perangkat lainya datang ke gedung dewan bertujuan untuk memperjuangkan bagaimana alokasi dana desa yang seharusnya dari tahun ke tahun semakin meningkat malah semakin menurun “ADD ini adalah mesin atau penggerak untuk mensejahterakan warga, dimana dana tersebut selain dirasakan oleh perangkat desa serta masyarakat juga lembaga-lembaga lainya yang ada di desa”tegasnya.

Ditambahkan pula oleh Warson bahwa ADD tersebut adalah sebagai belanja publik untuk pembangunan pisik dan lain sebagainya, namun pihaknya mempertanyakan bahwa bukanya anggaran tersebut dari tahun ketahun semakin meningkat malah menurun menjadi 20 milyar untuk 2010.

Sebagai perbandingan pada tahun 2007 anggaran ADD sebesar Rp. 22.038.000.000,. tahun 2008 Rp. 22.361.900.000,. tahun 2009 Rp. 23.665.288.000,. dan tahun 2010 rencanaya anggaran yang akan dikucurkan Rp. 20 milyar artinya kurang sekitar 3 milyar dari tahun sebelumnya.

Saat para kepala desa melakukan orasi di depan gedung DPRD sempat sedikit terjadi kericuhan saat pihak dewan mengatakan bahwa Ketua DPRD Yaya tidak ada di kantor dengan alasan sedang sakit, tetapi pihak pendemo tidak percaya lalu dikataknya lagi ketua dewan sedang mengadakan rapat di luar kota, hal tersebut yang membuat para pendemo sedikit kesal dan hapir terjadi keributan tetapi segera di cegah oleh Ketua APDESI Kab. Sumedang yang akhirnya langkah negosiasi berjalan dengan lancar di raung rapat DPRD yang di terima oleh Wakil Ketua DPRD Sarnata.(Kos/Buser Trans)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s