Cigumentong Kampung Wisata, Perlu Segera Ditata

Kab. Sumedang, Buser Trans,.

Kepala Desa Sindulang Lili Hidayat;

“Sebenarnya hasil penelitian tim ahli pariwisata bandung, Cigumentong sangat layak dijadikan tempat wisata, namun respon dinas pariwisata sumedang sendiri hingga saat ini belum ada”

Cigunentong merupakan kampung yang berada di ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut (DPL), kampong tersebut terletak di Gunung Kareumbi. Sebelumnya, Pemkab Sumedang merencanakan akan merelokasi warga di kawasan hutan konservasi di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung yang berbatasan dengan Garut dan Bandung ini. Namun sebagian warga menolaknya, akhirnya pemeritah sepakat bahwa kampung tersebut tidak jadi direlokasi namun dijadikan sebagai tempat wisata.

Selain jumlahnya harus 17 bangunan, adat istiadatnya masih mempertahankan. Kampung Cigumentong sangat cocok dijadikan sebagai pusat kegiatan alam terbuka atau outbond. Lokasi Cigumentong sekitar 10 km dari kantor Desa Sindulang atau 20 km dari jalan raya Cimanggung-Parakanmuncang, pertigaan Bandung-Garut. Kendaraan roda empat bisa masuk hingga ke kantor Desa Sindulang. Namun bagi yang membawa kendaraan dengan penggerak empat roda bisa sampai ke Kampung Leuwiliang yang berjarak 3 km dari Cigumentong.

Dari Leuwiliang menuju Cigumentong harus berjalan kaki atau naik motor karena hanya jalan setapak dengan alas tanah. Kampung ini sempat akan direlokasi karena terpencil dan tak ada listrik. pada tahun 2005 kampung Cigumentong mendapat bantuan listrik tenaga surya sehingga saat malam tak gelap gulita lagi. Bahkan bantuan turbin listrik dengan daya 3 ribu watt atau pico-hydro sudah terpasang.

Menurut Manager Kampung Tradisional Cigumentong Jai Suryana saat dikunjungi para wartawan, Sabtu (16/10) Kampung Cigumentong dihuni sejak tahun 1884 ketika Belanda membangun  jalan ke perkebunan di Kareumbi. Di sana ada kuburan Tuan Block yang bernama asli Mr. Yansen membuat vila dan kebun disana. Sedangkan warga sendiri hidup dengan mengolah lahan dan menanam palawija.

Kampung Cigumentong sendiri saat ini dihuni oleh 24 kepala keluarga (KK) dengan 65 jiwa , dalam setahun jumlah pengunjung yang datang bisa mencapai 4000 orang, bahkan pengujung sendiri tidak hanya dari wisatawan domestik saja tapi juga mancanegara, diantaranya Swiss, Saudi Arabia, Jerman, Belanda, Palestina, Yugoslavia. Luas tanah yang digunakan warga sebagai tanah adat ada 30 hektar sedangkan yang dipakai perkampungan 7 hektare.

Kepala Desa Sindulang Lilil Hidayat yang ikut bersama rombongan para wartawan di lokasi kampung Cigumentong mengatakan bahwa, sejak 2009 daerah tersebut sudah dilakukan penelitian oleh tim ahli pariwisata Bandung, hasilnya sangat layak untuk dijadikan sebagai tempat wisata “sebenarnya hasil penelitian tim ahli pariwisata bandung, Cigumentong sangat layak dijadikan tempat wisata, namun respon dinas pariwisata sumedang sendiri hingga saat ini belaum ada”jelas Kades. (Kos/Buser Trans)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s