“Fakta Intregritas Ditanda Tangani” , Kejati Akan Tuntaskan 57 Kasus Korupsi Bercorak Abu-Abu

Posted on Updated on

 

Dalmas sedang berjaga jaga, mengamankan aksi demo di Pemda Provinsi Banten

Banten, Buser Trans OnLine

 

Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa dari berbagai elemen yakni, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Serang, Komunitas Soedirman (KMS30), LSM Rakyat IndonesiaI, BEM STIKOM, dan Untirta Movemen Comunity (UMC), berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam rangka  memperingati Hari Anti Korupsi se-dunia, Kamis (09/12).itu bentrok fisik dengan aparat Kepolisian. Akibatnya 7 (tujuh) aktivis mengalami luka serius antralain; Irmal, Mahendra, dua aktivis dibawa ke RSUD akibat luka yang dialami Muhayat, Fikri, Yan P, Yusuf dan Abimayu, Sementara 2 (dua) orang aparat Kepolisian mengalami luka. Momentum bersejarah di hari anti korupsi se-dunia itu layak dijadikan refleksi yang mendalam bagi para pejuang kebenaran. Untuk itu, seluruh elemen mahasiswa hari ini bersatu demi sebuah perubahan yang diawali dari suara-suara lantang tentang kebenaran yang harus ditegakkan, maka dari itu perlu mencuci mental para pejabat baik dari pihak eksekutif maupun legeslatif yang banyak memakan uang rakyat, tegas Rudi selaku koordinator.

Rudi memaparkan bahwa hari ini bisa kita lihat dengan mata telanjang kasus-kasus korupsi di Banten sebanyak 57 kasus korupsi yang belum diselesaikan penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang tidak mampu mengeksekusi kasus-kasus korupsi di Banten, sungguh hari ini keadilan di bumi Banten sudah tidak ada, mati termakan kekuasaan. Untuk itu, kami dari elemen mahasiswa menuntut Kejati Banten untuk menuntaskan semua kasus korupsi yang ada di provinsi Banten tanpa tebang pilih, diantaranya; kasus LHPBPK tahun 2009 ± 13,08 milliar rupiah, pengadaan alat kesehatan (Alkes) sebesar Rp.63 milliar, pembangunan ruas jalan Parigi – Sukamanah senilai rp.30 milliar, pengadaan TIK pada Dinas Pendidikan Provinsi Banten Rp.9 milliar, Pembebasan lahan Poskesdes pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten Rp.14,9 milliar, dana reses DPRD Provinsi Banten tahun anggaran 2010, korupsi pinjaman pemkab Pandeglang sebesar 200 milliar rupiah. Sementara kasus korupsi yang belum tuntas sampai saat ini, yakni; dana perumahan DPRD Banten RDPRD Banten Rp.14 milliar, pembebasan lahan RSUD Rujukan Balaraja tahun 2008 sebesar rp.85 milliar, pengadaan Alkes Dinkes Banten tahun 2006 rp.36,6 milliar dan tahun 2009 sebesar rp.63 milliar, pembebasan lahan RSUD Rujukan Balaraja tahun 2008 rp.33,4 milliar, pembebasan lahan Karang Sari senilai rp.27 milliar, pembebasan lahan kantor penghubung rp.12 milliar, pembebasan lahan Polda Banten tahun 2005 rp.33 milliar, pembangunan ruas jalan Parigi-Sukamanah tahun 2008 rp.30 milliar, pembebasan lahan Polda Banten tahun 2005 rp.33 milliar,  pembebasan lahan Poskesdes Dinkes Banten tahun 2007 senilai 14,9 milliar rupiah, paparnya

Menanggapi tuntutan aktivis mahasiswa, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten, Mukri SH MH didampingi Asisten Intlejen (Asintel), Dicky Zulkarnaen datang menemui pengunjuk rasa. Dalam kesempatan itu, Mukri mengatakan, kejaksaan segera menindaklanjuti sejumlah kasus korupsi yang belum tuntas. “Sebanyak 78 kasus korupsi kini sedang kami ditangani. 30 kasus korupsi diantaranya masih ditingkat penyidikan dan 48 kasus sudah masuk dalam penuntutan,” kata Mukri. Pertemuan dengan demonstran itu, Mukri mengaku tidak mengetahui sejumlah kasus yang disebutkan oleh para demonstran. “Kalau kasus pengadaan lahan Poskesdes, RSUD, dan pembangunan jalan Sukamanah-Parigi kalau ada datanya dan kemungkinan bisa ditangani, kami siap menangani,dan pihak Kejati telah mempersiapkan ahli untuk menghitung biaya kontruksi” kata Mukri. Untuk membuktikan keseriusan Kejati Banten menindaklanjuti kasus korupsi di Banten, para pengunjuk rasa meminta Kajati menanda tangani fakta intregritasi yang langsung ditanda tangani Aspidsus, para pengunjuk rasa pun membubarkan diri,(bin/Buser Trans OnLine)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s