Disbudparpora Sumedang Selenggarakan Dialog Budaya Interaktif

Posted on Updated on

Kadisbudparpora Kabupaten Sumedang, H. Dicky Rubiana

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Disbudparpora (Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Sumedang, akan menyelenggarakan dialog budaya interaktif melalui kesenian tradisional, dan pagelaran wayang golek di halaman Alun-alun Sumedang.

Menurut Kadisbudparpora, H. Dicky Rubiana, Rabu (15/12) dialog budaya dan pagelaran wayang golek tersebut akan dilaksanakan, pada hari Sabtu, 18 Desember 2010, dari pukul 19.30, hingga pukul 02.00 dini hari. Pagelaran wayang golek sendiri akan menampilkan, Wayang Golek Ajen Purwa Pujangga dengan Ki Dalang Wawan Ajen dari Bekasi.

Kegiatan tersebut, kata H. Dicky, merupakan agenda Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melalui Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film, yang mengambil Sumedang sebagai tempat pelaksanaan.
“Untuk kegiatan dialog budaya, dari Kementerian melaksanakan dua kali kegiatan, di dua lokasi yaitu Sumedang dan Jogjakarta,” jelasnya.

Dipilihnya Sumedang sebagai tempat pelaksanaan, lanjut dia, karena keberadaan Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda, dalam artian pusatnya kebudayaan Sunda terletak di Sumedang.
Dikatakan H. Dicky, berdasarkan surat yang diterima dari panitia pusat, kegiatan dialog budaya interaktif dilaksanakan Untuk lebih merangsang partisipasi dan peran masyarakat dalam memajukan kebudayaan Indonesia. Dalam acara itu akan menghadirkan pakar,tokoh,pemerhati budaya dan narasumber yang relevan, sesuai dengan topik yang sedang hangat diperbincangkan khalayak luas, saat ini.

“Tujuannya menyebar luaskan informasi program dan kegiatan dalam bidang pelestarian dan pengembangan kebudayaan di tanah air, serta mendorong peran serta dan partisipasi aktif masyarakat dalam memajukan kebudayaan Indonesia, juga menanamkan dan memupuk rasa cinta serta menghargai karya-karya budaya Indoensia,” kata dia.

Dengan kegiatan ini, lanjut dia, sasaran yang ingin dicapai adalah terciptanya kondisi yang kondusif dalam kegiatan pelestarian pengembangan budaya, tertanamnya rasa cinta masyarakat terhadap seni dan budaya sendiri.(Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s