Sungai Berhulu di Merapi Penuh Material Vulkanik

Posted on

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SLEMAN – Buser Trans Onlien

Akibat erupsi Merapi, kondisi 244 dam sabo penahan lahar dingin Gunung Merapi penuh dengan material vulkanik. Bahaya primer Merapi yakni lahar dingin dan material sampai radius lebih dari 10 kilometer. “Sama sekali tak terprediksi sebelumnya. Sebab, sejauh ini luncuran lahar dingin tak lebih 7 km. Material yang keluar sangat banyak,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PLG Merapi Ir. Syahril. Sp1.

Material vulkanik yang bisa mengisi penuh sungai terutama kali Gendol hingga 10 km lebih, tidak berarti dam-dam sabo tidak berfungsi. Justru sebaliknya. Walau terus dihantam material dari atas, mulai dari pasir hingga batu, dam sabo bisa menahan.

Syahril mengakui, bahwa menahan lahar panas dan awan panas bukan fungsi dam sabo. Meski demikian, hal itu tetap dipikirkan dalam kajian sabo mendatang. Menjelang erupsi Merapi di tahun-tahun depan, penanganan terhadap dam sabo sudah dilakukan. Ada sejumlah pemikiran mulai dari memperbaiki, menambah dam sabo, meninggikan, juga mengonsep jumlah dam sabo untuk kali-kali yang berhulu di Merapi.

Ke depan, katanya, akan dilakukan penilaian ulang, karena keberadaan dam sabo
sudah dibangun berdasarkan penilaian tahun 2001 lalu perlu direvisi mengingat aliran lahar dingin Merapi sulit diprediksi. “Master plan untuk dam sabo tersebut hanya diperuntukkan menahan 8 juta meter kubik material,” papar Syahril.

Saat ini, imbuhnya, Merapi kali ini sudah menyemburkan sebanyak 140 juta meter kubik. Sehingga perlu adanya master plan baru untuk menahan material vulkanik tersut untuk meminimalisir terjadinya banjir lahar dingin yang melanda hilir sungai.

Sesuai master plan tahun 2001, jumlah sabo dam yang harus terbangun di 11 sungai
adalah 279 dam sabo, namun baru terbangun 244 dam sabo, sisanya 10 dam masih dalam proses pengerjaan. “Pengerjaan belum 100 persen selesai, Merapi keburu meletus duluan, ” kata Syahril. Cholis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s