Dalam Sekejap 2 Rumah Hangus Terbakar

Posted on Updated on

Kab. Sumedang, Buser Trans online,.

Rumah Siti (54) yang berada di RT 04, RW 04, Kampung Ciawi, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, hangus terbakar dalam sekejap, Jum’at (17/12). Saat kebakaran terjadi tiupan angin cukup kencang, sehingga rumah Siti yang kebetulan berdekatan dengan rumah yang terbakar pun ikut hangus dilumat si jago merah.

Api cepat membesar dan membakar rumah siti yang terbuat dari bahan kayu dan anyaman bilik, denga segera Siti langsung menyuruh anggota keluarganya yang masih ada  di dalam rumah untuk cepat keluar, barang berharga yang bisa diraihnya segera dikeluarkanya yang ada dirumah satunya lagi yang merupakan rumah permanen.

Suami Siti bernama Oha (66), yang saat itu berada di dapur rumah, langsung keluar dan membantu Siti menyelematkan cucu dan beberapa barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

Menurut Oha, sumber api di duga berasal dari sebuah tungku tempat memasak, tungku ikut terbakar kayu dan akhirnya membakar seluruh rumah.

“Pas itu saya lagi makan dirumah yang ini (rumah satunya yang permanen) pasdenger istri teriak kebakaran saya langsung keluar dan menyelamatkan cucu saya,” tutur Oha,ditempat kejadian. Api mulai membesar sekitar pukul 08.00 dan satu jam kemudian, dikatakan Oha api sudah melumat habis dua rumahnya.

Rumah Oha yang menjadi penyebab pertama kebakaran adalah rumah semi permanen anatara tembok dan anyaman bilik berukuran lima meter ke empat meter. Kemudian menyambar rumah keduanya yang merupakan rumah permanen berukuran 7,5 meter ke lima meter.

Akibat kebakaran tersebut, rumah  semi permanen miliknya rata oleh tumpukan kayu yang terbakar. Sedangkan rumah permanen miliknya hanya tersisa tembok-tembok yang mengitam. Diperkirakan kebakaran tersebut telah mengakibakatkan kerugian sekitar Rp 100 juta.

Beruntung dalam insiden kebakaran tersebut tidak sampai memakan korban jiwa “Alhambdulillah kita sekeluarga selamat, apalagi tadi pas makan ada cucu-cucu saya,” tuturnya.

Api bisa dipadamkan oleh masyarakat sekitar dengan memanfaatkan air sumur yang tidak jauh dari rumahnya. Sedangkan empat unit mobil pemadam kebakaran yang masing-maik milik Polypin dan Kahetex terlihat tidak berdaya karena jalan masuk menuju tempat kejadian tidak bisa dilalui oleh damkar yang  berukuran besar karena di depan gapura gang terdapat besi yang menancap sehingga menghalangi mobil damkar untuk masuk.

Kapolres Sumedang AKBP Nurullah melalui Kapolsek Jatinangor, AKP Sujoto mengaku dirinya menerima laporan dari mayarakat sekitar pukul 09.00 dan langungung menghubungi damkar milik Polyfin, namun karena damkar polyfin berukuran besar, dirinya mendatangkan damkar milik Kahatex dan Cicalengka yang ukuran lebih kecil namun pada saat akan masuk mobil tersebut tetap tidak bisa masuk.

“Mobil gak bisa masuk, jadi masyarakat, dan personil polisi serta personil damkar damkar memadamkan api dengan sumber air seadanya,” pungkasnya. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s