Padang Panjang Mengantongi 45 Emas, 40 Perak dan 37 Perunggu

Posted on

PORPROV XI SUMBAR 2010

Padang Panjang, Buser Trans

Kota Padang Panjang yang menjadi Tuan Rumah Cabang Olahrada (cabor) Pencat Silat gagal menjadi yang terbaik di cabor pencak silat Porprov XI, yang berakhir Sabtu (11/12), yang lalu. Kontingen yang dipimpin Ketua Pengcab IPSI, Surya Eka Priana itu harus puas menempati peringkat ketiga dari 19 kota/kabupaten yang ada di Sumbar.

Meski demikian, peringkat sekarang ini lebih baik dibanding Porprov X 2006 di Sawahlunto dan Sijunjung. Pada kesempatan itu, Padang Panjang dapat menempati posisi kelima dengan 2 emas, 1 perak dan 7 perunggu.
“Kita sama sekali tidak kecewa, karena target kita sejak awal memang hanya perbaikan peringkat. Emas kita kali ini masih 2, tapi perak meningkat menjadi 3 dan perunggu turun jadi 4,” kata Surya Eka, usai penutupan porprov di Lapangan SMA N 1 Padang panjang.

Pada menempati peringkat pertama dengan perolehan 5 emas, 4 perak dan 7 perunggu, disusul Agam dengan 5 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Dua medali emas bagi Padang Panjang disumbangkan Abdul Rozak dari kelas I dan Putri Wahyuni kelas F. Di final Abdul mengalahkan pesilat Solok Selatan, Roza Aprilia, sedangkan Putri mengalahkan pesilat 50 Kota, Welita Gusni.

Tiga perak disumbangkan Zulfahmi kelas J setelah kalah dari Arif Rahmani (Pessel), Andrisa Revina kelas C setelah kalah dari Mia Juwita (Pd. Pariaman) dan Nofriyanti dari kategori seni nomor tunggal putri.

Berdasarkan data yang dihimpun KONI Kota Padang Panjang, hingga berakhirnya Porprov XI, kota berjuluk Serambi Mekah itu total meraih 45 emas, 40 perak dan 37 perunggu. “Alhamdulillah, prestasi kita kali ini benar-benar luar biasa. Terimakasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ucap Ketua Umum KONI H. Edwin.

Hingga berita ini diturunkan Kota Padang Panjang keluar sebagai Runner Up, setelah Kota Padang meraih Emas terbanyak dari 26 Cabor Porprov XI Sumbar tahun 2010.

Dari 23 cabor yang diikuti Padang Panjang, angkat berat yang paling banyak menyumbangkan medali, yakni 20 emas, 13 perak dan 2 perunggu. Sedangkan cabor yang gagal menyumbang medali yakni sepakbola, tenis lapangan, tenis meja, takraw, bola voli dan balap motor. (Donny D. Osmond Buser Trans Sumatera Barat).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s