Sejumlah Pejabat IPDN di Geser

Posted on Updated on

Sekjen Depdagri Diah Anggraeni (kiri) I. Nyoman Sumaryadi (tengah) saat akan melantik sejumlah pejabat di lingkungan IPDN di Gedung Rudini

Kab.Sumedang, Buser Trans Online,.

Rektor IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) lakukan pergeseran 124 Pejabat Struktural Eselon III dan IV, serta pejabat struktural akademik di lingkungan.

Menurut Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi, Jumat, pergeseran jabatan tersebut dilakukan setiap 4 bulan sekali, dari hasil evaluasi yang dilakukan pihak IPDN, serta Kementerian Dalam Negeri.

“Secara rutin setiap 4 bulan sekali dilakukan evaluasi, kemudian dilakukan pergeseran jabatan, dan ada pula yang naik. Untuk tahun 2010 ini, selama saya menjadi Rektor, telah dilakukan dua kali,” jelasnya.

Dikatakanya, pelatikan telah dilakukan pada hari Kamis (16/12) di Aula Rudini kampus IPDN Jatinangor. Acara pelantikan tersebut, merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2009 tanggal 8 September 2009, tentang Struktur Organisasi dan Tata kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri, yaitu untuk mengisi jabatan struktural eselon III, Eselon IV  dan Pejabat Struktural Akademik termasuk pengisian Pejabat Direktur  IPDN Daerah.

Restrukturisasi kelembagaan IPDN, lanjut Nyoman, merupakan penjabaran dari Peraturan Presiden Nomor  1   Tahun 2009, tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ke dalam Institut Ilmu Pemerintahan menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Restrukturisasi kelembagaan tersebut berimplikasi bukan hanya kepada perubahan nomenklatur beberapa jabatan struktural dan jabatan struktural akademik, akan tetapi yang lebih penting adalah untuk mempertegas fungsi penugasan dan tanggung jawab termasuk dibentuknya kampus IPDN di Daerah.

“Keberadaan kampus IPDN di Pekanbaru, Bukittinggi, Makassar dan Manado merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Kampus IPDN di Jatinangor. Untuk itu, seluruh proses pembelajaran di kampus IPDN di Daerah tetap berada dibawah kendali Rektor IPDN, sehingga perangkat Kampus IPDN di Daerah yang meliputi fasilitas, kurikulum, dan dosen diharapkan harus memiliki kualitas yang sama, dan tidak ada disparitas ataupun ego antar Kampus,” kata dia.

Menurut Nyoman, sistem dan kurikulum dari aspek pengajaran, pelatihan dan pengasuhan IPDN, harus benar-benar aplikatif dan adaptable dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus-menerus berubah sesuai dengan kebutuhan pelayanan pemerintahan, sehingga kualitas lulusan IPDN nantinya benar-benar memiliki kompetensi dan mumpuni dalam menjalankan tugas-tugasnya di berbagai lapisan pemerintahan yang penuh dinamika. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s