Tingkatkan Tenaga Terampil Dibidang Perhotelan, Disbudparpora Sumedang Adakan Pelatihan

Posted on Updated on

Kepala Seksi Usaha Jasa Wisata, Disbudparpora Kabupaten Sumedang, Iwan Gurniwan

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Untuk meningkatkan tenaga terampil dalam bidang perhotelan, Disbudparpora (Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Sumedang, melakukan pelatihan terhadap 30 tenaga ‘pront offise’ dan ‘Housekeeping’.

Dikatakan Kepala Seksi Usaha Jasa Wisata, Disbudparpora Kabupaten Sumedang, Iwan Gurniwan, di Hotel Puri Khatulistiwa, Kamis (16/12), di Sumedang terdapat 20 hotel, namun sampai saat ini masih minim akan tenaga ‘pront offise’ dan ‘Housekeeping’yang memang handal.

Padahal, menurutnya, tenaga ‘pront offise’ misalnya adalah sangat pital sekali dalam mengelola bisnis perhotelan, karena mereka merupakan gerbang pertama dalam penerimaan tamu.

“Sebagai ‘pront offise’ atau resepsionis, seorang karyawan harus mampu bagaimana menerima tamu yang baik, dengan sikap ramah dan membuat kesan terbaik buat tamu. Untuk itu dalam pelatihan tersebut diberikan terori dan praktek oleh para narasumber,” jelasnya.

Sedangkan untuk tenaga ‘Housekeeping’, karena tidak semua karyawan berbasis pendidikan perhotelan, menurut Iwan, diberikan pula teori dan praktek, seperti bagaimana cara menata dan membersihkan kamar, dan melayani tamu agar menjadi nyaman.

Dikatakan Iwan, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari, Kamis dan Jumat tersebut, dihadirkan narasumber, Gumelar S. Sastrayuda mantan Kadisbudparpora Kab Sumedang, yang menyampaikan materi tentang teknik pelayanan. JUga, Lia Afriza dari Bale Kajian Pengembangan Kepariwisataan Jawa Barat. (Kos/Buser Trans Online)

2 thoughts on “Tingkatkan Tenaga Terampil Dibidang Perhotelan, Disbudparpora Sumedang Adakan Pelatihan

    kereyoben said:
    17 Desember 2010 pukul 9:05 PM

    terima kasih informasinya pak

    Suka

    ronny said:
    25 Oktober 2011 pukul 1:36 PM

    tolong perbaiki kata ‘pront offise’ menjadi ‘front office’, karena apabila dibiarkan seperti itu seakan-akan bpk. Iwan Gurniwan yang salah menyebutkan kata front office jadi pront offise. kan gak mungkin seorang Kepala Seksi Usaha Jasa Wisata, Disbudparpora Kabupaten Sumedang salah mengucapkan istilah hotel. makasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s