Pembangunan Pabrik Kahatek Akhirnya Dihentikan

Posted on Updated on

Pihak perijinan Pemda sumedang beserta jajaran lainya mengadakan peninjauan, Senin (20/12) pembangunan pabrik PT. Kahatek dan akhirnya pembangunan tersebut diberhentikan. Terlihat Kabag Umum PT. Kahatek Luddy saat memberikan penjelasan.

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Setelah lama berlarut kesalahan prosedur yang terjadi dalam pembangunan gudang PT. Kahatex, akhirnya setelah didatangi oleh Kabid Perizinan Asep Tatang, Senin (20/12) PT. Kahetek mengakui kesalahannya. Hal tersebut dikatakan oleh Kabag Umum PT. kahatex Luddy dikantornya.

“Kami minta maaf kepada pemerintah bila memang kami dalam proses pembangunan ini menyalahi prosedur perizinan,” tutunya. Untuk itu, lanjutnya pihak Kahatex meminta arahan dan petunjuk kepada pihak perizinan untuk membantu proses perizinan ke depan.

Dia menambahkan, untuk persyaratan perizinan semua telah ditempuh, namun ada sedikit kendala dimana hasil dari proses tersebut tidak membuahkan keluarnya surat izin melakukan pembangunan perluasan pabrik.  Dalam hal ini, sesuai dengan surat yang pernah diterima Khatex, bila kekurangan itu terdapat pada rekomendasi amdal terbaru.

Karena, lenjutnya sebetulnya Kahetx memiliki amdal tertanggal tahun 2005, namun itu telah direfisi sesuai dengan kebutuhan Kahatex akan penambahan bangunan baru. Saat ini, proses pendukung untuk mendapatkan amdal diakui Luddy telah ditempuh tinggal menunggu satu kali sidang.

“Kita sebetulnya punya amdal, tapi pada tahun 2005 untuk 2010 ini sudah ada drafnya hanya satu kali lagi proses baru keluar dan akan kita ajukan secepatnya kepada perizinan,” tuturnya. Untuk mengisi kekurangan tersebut, Luddy berjanji akan melanjutkan proses mengenai amdal yang dinilanya sangat panjang.

Menyikapi masalah penghentian pembangunan, Luddy mengaku siap untuk menghetikan semenetara pembangunan sebelum izin pendirian bangunan kelaur dari BPMPP. “Saya ikutin saja ketentuan yang ada habis gimana lagi. Mulai besok akan saya hentikan pembangunan,” tuturnya.

Namun, dalam kesempatan tersebut, Luddy meminta kepada pihak pemerintah agar pembangunan bisa dilanjutkan sambil mengurus maslah kekurangan perizinan. “Saya mohon pak, kalau bisa kami tetap lanjutkan sambil menjalankan proses,” ucapnya. Ditempat yang saya Kabid Perizinan Kabupaten Sumedang, Asep Tatang, menyebutkan kekurangan untuk pembangunan gudang hanya pada pengurusan amdal.

Sementara izin belum dikatongi pihka Kahatex, lanjut Asep maka dengan itikad baik Kahatex diminta untuk menghentikan pembangunan. Sementara untuk permohonan pembangunan agar bisa terus berlanjut sambil mengusus perizinan, Asep menyebutkan pihak Kahetex bisa mengajukan surat izin  pendahuluan sebagai mana tertuang dalam aturan.

“Sekarang ini harus dihentikan, apalagi Kahatex sudah mengakui kesalahan. Cuma kalau memang pembangunan masih terus berlangsung, maka Kahatex sesuai peraturan yang ada bisa mengajukan izin pendahuluan dengan diikuti komitmen untuk segera mengurus perizinan,” pungkasnya. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s