Duit Sapi Merapi Kurang Rp 2,6 M

Posted on

SLEMAN, Buser Trans Online

Uang pengganti sapi mati akibat erupsi Gunung Merapi sudah mulai disalurkan ke rekening pemilik sebesar Rp 21,3 miliar. Namun uang tersebut belum mencukupi untuk penggantian seluruh sapi mati yang mencapai 3.432 ekor. Sedangkan dana tersebut untuk 3.061 ekor. Sisanya masih kurang Rp 2,6 miliar untuk penggantian. “Pencairan uang pengganti sapi mati melalui rekening Bank Pembanguan Daerah Yogyakarta,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo, saat memberikan buku tabungan kepada salah satu pemilik sapi mati akibat erupsi Merapi.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah membeli sapi milik warga korban Merapi. Namun jumlahnya hanya 44 ekor saja, senilai Rp 386 juta. Sebab, warga lereng Merapi enggan menjual ternak sapi mereka. Sehingga saat ini diprioritaskan ke penggantian hewan ternak khususnya sapi yang mati akibat terjangan lahar dingin dan awan panas. “Kekurangan Rp 2,6 miliar kami ajukan ke Kementerian Pertanian, semoga disetujui,” ujar Sri, dikutip Tempointeraktif.

Menteri Pertanian Suswono yang datang di Dusun Batur, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, meminta warga yang ternaknya mati akibat erupsi Merapi supaya tenang. Sebab, pemerintah pasti mengganti sapi yang mati. Namun ia meminta kesabaran warga karena verifikasi membutuhkan waktu yang lama. “Untuk Kabupaten Boyolali, Magelang, dan Klaten sudah selesai, namun khusus Sleman memang lama karena korbannya sangat banyak,” ungkap Suswono.

Terkait kekurangan dana untuk penggantian sapi mati, ia menyatakan, Rp 2,6 miliar akan segera ditambahkan untuk menutupi kekurangan. Dijelaskannya, saat verifikasi awal, jumlah sapi mati hanya mencapai 2.212 ekor, namun pada perkembangannya bertambah menjadi 3.432 ekor.

Sementara itu, warga lereng Merapi yang menjadi korban erupsi meminta pemerintah juga mengganti hewan ternak kambing yang mati. “Yang banyak punya kambing di lereng Merapi adalah para janda, ada lebih dari 144 kambing yang mati akibat erupsi di Kepuharjo, warga juga minta ganti seperti penggantian sapi mati,” tutur Heri Suprapto, Kepala Desa Kepuharjo, di hadapan Menteri Pertanian Suswono. Menteri Suswono menjanjikan penggantian kambing yang mati tetapi melalui program reguler berupa bantuan terhadap warga peternak kambing pada 2011.Cholis Buser Trans Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s