Curanmor Tertinggi, Pencurian Menurun

Posted on

SAMARINDA-BUSER TRANS ONLINE

Selama 2010, tren tindak kejahatan di Kota Samarinda kian mengkhawatirkan. Meski di beberapa jenis kejahatan, jumlah kasusnya mengalami penurunan. Namun dari segi kualitas tindak kejahatan, patut diwaspadai masyarakat.

Menurut Kapolresta Samarinda Kombes Pol M Arkan Hamzah, tindak kejahatan tertinggi selama 2010 adalah pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Bahkan jumlahnya 2 kali lipat dibanding 2009 lalu.ahun ini tercatat telah terjadi 536 kali kasus curanmor. Jika dirata-rata, tiap bulan terjadi 44 kasus. Dari banyaknya kasus curanmor, hanya 150 yang berhasil diungkapSementara 2009 lalu curanmor di Kota Tepian yang dilaporkan berjumlah 316 kasus, yang terselesaikan 96 kasus.

“Sebenarnya upaya kami sudah maksimal untuk mengungkap kasusnya. Beberapa pelakunya yang tertangkap bahkan harus diberikan tindakan tegas. Yaitu terpaksa ditembak. Bahkan  ada yang tewas terkena peluru. Itu terpaksa dilakukan karena pelakunya coba melawan atau melarikan diri saat hendak ditangkap,” kata Kapolresta.Guna menekan tingginya angka curanmor, 2011 ini Kapolresta berjanji akan lebih memberdayakan jajarannya dengan peralatan yang dimiliki.

“Selain berupaya meningkatkan pengungkapan kasus, kami juga akan melakukan sejumlah tindakan preventif seperti patroli dan razia untuk menekan kasus curanmor,” imbuh KapolrestaMeski curanmor meningkat, tapi angka tindak pencurian biasa (cubis) di Samarinda terjadi penurunan. 2009 tercatat 260 laporan dan yang terselesaikan berjumlah 92 kasus. Sedangkan 2010 ini cubis yang dilaporkan berjumlah 212, dengan angka pengungkapan 92 kasus “Patroli rutin yang kami giatkan ke sejumlah titik rawan ada membuahkan hasil. Itu terlihat dengan terjadinya penurunan kasus cubis dengan selisih 48 kasus, antara 2009 ke 2010,” tandas Kapolresta.

Tindak kejahatan lain di Samarinda yang masih mendominasi 2010 ini adalah pencurian dengan pemberatan (curat) berjumlah 700 kasus. Penggelapan 201 kasus, penipuan 217, penganiayaan berat (anirat) 198 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 86, sajam 31, perkosaan 8 dan pembunuhan 4 kasusUntuk pembunuhan ada beberapa kasus yang belum terungkap. Tapi identitas pelaku yang belum tertangkap sudah kami kantongi. Sekarang masih kami buru. Kami optimistis bisa diungkap,” timpal Kapolresta.

Sementara itu 2009 lalu catatan angka kriminalitas meliputi, curat 663, penggelepan 235, penipuan 233, anirat 186, curas 74, sajam 30, perkosaan 16 dan pembunuhan 10. Jika dilihat diantara sekian kasus kriminal ada yang menurun dan sebagian lagi meningkat.” Yang pasti kami akan berupaya keras untuk menekan peningkatan yang terjadi jelas Kapolresta Samarinda (IM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s