Meski Diprotes, Rasunawa Tambak Jalan Terus

Posted on

BANTUL – Buser Trans Online

Meski diprotes, Bupati Bantul Sri Suryawditai menegaskan, pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Dusun Tambak, Ngestiharjo, Kasihan, tetap dilanjutkan.

Warga setempat yang menolak lokasi pembangunan bakal berhadapan dengan pemerintah pusat.

Ida sapaan akrabnya, kepada wartawan, Jumat lalu, mengatakan, segala urusan terkait pembangunan rusunawa sudah diserahkan Pemkab ke pusat, lantaran kisruh penolakan sebagian warga yang terus terjadi.

Pemerintah Pusat akhirnya tetap memutuskan lokasi rusunawa berada di Tambak. Kini pembangunan fisik rusunawa tersebut sudah mulai dilakukan. “Semuanya kami serahkan ke pusat saya tidak dapat berbicara apa-apa lagi, jadi kalaupun itu tetap dibangun yang memutuskan pusat,” katanya.

Karenanya, bila sebagian warga masih menolak pembangunan bakal berhadapan dengan pemerintah pusat. Dikatakannya, dengan terlaksananya pembangunan rusunawa di Tambak, artinya jatah tiga rusunawa lagi dari pemerintah pusat untuk Bantul tetap diberikan.

Awalnya, jatah empat rusunawa (termasuk di Tambak) untuk Bantul terancam batal lantaran kisruh pembangunan rusun di Tambak. Pemkab Bantul kata Ida bakal mendapat rapor merah dari pemerintah pusat bila tidak mampu menyediakan perumahan untuk warga miskin.

Menurutnya, hanya sebagian warga yang menolak lokasi perumahan tersebut. Sebagian lainnya setuju dengan rencana pemerintah. “Kemarin itukan juga ada spanduk dari warga yang mendukung, lalu dicopot, jadi sebenarnya banyak warga juga yang mendukung pembangunan,” ujarnya. Cholis Buser Trans Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s