BUMN PT Shang Hyang Sri Salurkan Benih Padi Tak Layak Tanam

Posted on Updated on

Ketua Umum LSM Ombak, Popi Yusuf

Banten, Buser Trans OnLine

Hancurnya moral pemangku kebijakan yang bermental bobrok dan kebelinger pada dasarnya merupakan jatuhnya imperium tirani. Hal tersebut begitu nampak jelas dipertontonkan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Shang Hyang Sri dan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten dalam menyelenggarakan program pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian dan Peternakan berupa Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) itu tidak tunduk kepada hukum.  Akibat ulah para pejabat yang tidak bermental membangun tersebut, ale-ale yang terkena imbasnya adalah rakyat, khususnya masyarakat petani yang dikorbankan.  Oleh karena itu, telah terjadi penghianatan dan pembohongan pada rakyat. Bantuan itu selalu dijadikan tameng oleh lintah-lintah APBD/APBN untuk menghisap darah dan keringat rakyat, tegas Popi Yusuf Ketua Umum Ombak (Organisasi Masyarakat  B’rantas Korupsi) di dampingi Ketua Umum Gempa usai melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Selasa (11/01).

Popi memaparkan bahwa kebijakan dan keputusan yang diambil oleh perampok-perampok uang rakyat itu membuat program pemerintah pusat jauh dari harapan. Sebab para pejabat PT SHS dan Distanak pura-pura buta, tuli dan bisu terhadap jeritan dan nasib masyarakat petani di provinsi Banten. Itu dapat dibuktikan melalui program Departemen Pertanian dan Peternakan dengan mengelontorkan kegiatan berupa Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Sekolah Lapangan Pertanian Teknik Terpadu (SL-PTT) dan Non-SL PTT Padi, Jagung, Kedelai, dan Kacang tanah dengan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Shang Hyang Sri  untuk wilayah provinsi Banten, menurut praduga kami, telah terjadi penghianatan, konsipirasi akut dan tindak perbuatan melawan hukum yang dilakukan BUMN selaku distributor BLBU SL-PTT dan Non- SL PTT. Begitu pula pihak Distanak Banten tidak turut mengawasi saat bantuan benih padi disalurkan kepada petani. Jadi, kami menilai, ada konspirasi PT SHS dengan Distanak Banten  bekerjasama menggerogoti uang negara, paparnya

 

Popi melanjutkan, apa yang menjadi tuntutan aksi yang kami lakukan adalah upaya untuk memperjuangkan nasib para petani di Banten sesuai  hasil investigasi yang dilakukan LSM Ombak dan Gempa di Kabupaten Pandeglang dan Serang. Dimana penyelenggaraan proyek BLBU SL-PTT dan Non – SL PTT  di lapangan ditemukan beberapa penyimpangan, antra lain; bantuan traktor yang diselenggarakan Distanak Banten sarat muatan politik. Pasalnya, traktor yang dibagikan untuk petani diserahkan oleh TIM Sukses Calon Wakil Bupati (Cawabup) pada saat menjelang Pemilukada Kabupaten Serang tahun 2010 lalu. Bantuan SL-PTT dan Non – SL PTT padi, jagung kedelai, dan kacang tanah dari Departemen Pertanian dan Peternakan tahun 2010 yang didistribusikan PT. SHS kepada petani terindaksi volume tidak sesuai dengan standar pemerintah. Penyerahan BLBU berupa bibit padi gogo melewati pasca masa tanam. Dan ketika bibit padi gogo itu ditanam tidak tumbuh. Untuk itu, kami akan mendesak pemerintah dan Distanak Banten supaya memutus tali rantai dengan BUMN PT. Shang Hyang Sri, pasalnya dari tahun ke tahun program BLBU selalu menuai masalah hukum, maka  ketahanan pangan program pemerintah untuk mensejahterakan petani tidak akan dapat terwujud, pungkasnya (bin/Buser Trans OnLine)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s