Sejumlah Warga Dan LSM Temui Rektor IPDN

Posted on Updated on

Terkait Pernyataan Rektor IPDN Tuding  “Orang Sunda Maling”

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Buntut dari pernyataan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri  (IPDN) I. Nyoman Sumaryadi saat apel pagi, Rabu (12/01) ketika menyampaikan pengarahan kepada jajaranya tentang banyaknya kehilangan barang milik negara yang ada di kampus IPDN, dengan demikian Rektor memberikan arahan kepada Pamdal dalam hal ini selaku penanggung jawab keamanan Internal IPDN, namun apa yang disampaikan saat itu berujung kepada tersiarnya kabar bahwa ucapan Rektor IPDN  tersebut seolah menuding bahwa orang sunda itu adalah maling.

Terang saja ucapan yang tersebar melalui sms mengundang reaksi sejumlah tokoh masyarakat dan LSM khusunya warga Jatinangor, pagi tadi, Kamis (12/01) sejumlah tokoh dan LSM tidak hentinya mendatangi Kampus IPDN  menemui rektor untuk menanyakan ucapanya saat apel pagi pada hari Rabu (11/01) yang disebar di sms, sedangkan Muspika Kecamatan Jatinangor sekira pukul 08 pagi langsung bertemu Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi untuk mengklaripikasi pernyataan yang tersebar di pesan pendek (sms).

Camat Kecamatan Jatinangor Nandang Suparman saat diminta komentarnya usai bbertemu Rektor IPDN terkait isyu yang merebak pihaknya mengatakan apa yang tersebar di sms pernyataan tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan siapa sumbernya serta maksud dan tujuanya, sedangkan pihaknya sendiri sudah mengklaripikasi kepada Rektor IPDN jawabanya jauh sama sekali dengan apa yang menyebar di sms, Camat berharap warga Jatinangor sendiri jangan sampai terhasut oleh kata-kata di dalam sms yang belum tentu benar adanya.

Diakui camat bahwa malam kemarin (Rabu,11/01*red) ada beberapa sms ke HPnya mempertanyakan tentang kebenaran pernyataan rektor, namun pihaknya belum bisa memberikan penjelasan jika belum ketemu langsung kepada yang bersangkutan, dalam hal ini kepada Rektor IPDN “ini ada bahasa pelintiran dari sms tersebut yang sama sekali jauh dari kebenaran, untuk itu diharapkan warga Jatinangor agar tidak terpancing dengan isyu yang tidak jelas,”ungkapnya.

Pihaknya membantah jika warga Jatinangor saat ini menyusun kekuatan untuk melakukan aksi  demo sehubungan pernyataan rektor “saya akui memang ada pergerakan-pergerakan kecil yang dilakukan warga, yang jelas siapa yang membuat isyu tersebut harus kita selidiki bersama, dan saya tegaskan lagi tidak ada bahasa dari perkataan rektor yang menyatakan bahwa orang sunda itu maling”tutupnya.

Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi saat mengadakan pertemuan dengan beberapa wartawan, Kamis (12/01) pihaknya membantah jika dirinya memberikan pernyataan yang mengdiskreditkan orang sunda dan menuding bahwa orang sunda maling, “saya tidak merasa mengatakan seperti di saat apel pagi, dan saya siap jika harus menjelaskan hal ini jika warga menginginkan bertemu di satu tempat, tapi saya akan berkoordinasi dulu dengan Muspika setempat”ujarnya. (Kos/Buser Trans Oline)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s