AJI Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan

Posted on Updated on

Kab. Mamuju, Sulbar. Buser Trans Online,.

Kebebasan pekerja media (wartawan) yang masih terkungkung mendapat perhatian serius kelompok jurnalis di Sulawesi Barat, Kamis (13/01). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mandar dengan tegas mengutuk keras kekerasan, berupa pemukulan wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di halaman kantor Bupati Gowa, Senin (10/01) Januari.

Demikian pula pada perusakan kantor Radar Palu Sulteng yang dilakukan oknum tertentu yang diduga tidak senang dengan pemberitaan terkait korupsi di daerah tersebut. “Kami mengutuk keras kekerasan, baik terhadap pekerja pers, perusakan kantor maupun fasilitas jurnalistik lain di Sungguminasa Gowa dan Palu
beberapa waktu lalu,” ujar Sekretaris AJI Mandar, Farhanuddin melalui rilisnya, Kamis (140/1).

Tindakan dilakukan oknum kekuasaan dan lainnya itu menurut AJI, telah menodai UU Pers No. 14 Tahun 2009. Karena itu, AJI menuntut aparat kepolisian, baik Polda Sulsel dan Polda Sulteng serius menuntaskan kasus kekerasan terhadap wartawan di daerah masing-masing tersebut.

Ketua AJI Mandar, Eddy Junaedi menyatakan, perilaku kekerasan yang kerap dialamai wartawan dalam menjalankan tugas menunjukkan belum berpihaknya aparat penegak hukum dalam melindungi pekerja media. Bahkan terkadang aparat penegak hukum menurut dia, tidak jarang yang justru mengkriminalkan pekerja media.

Penegak hukum kita juga seharusnya memahami Undang-Undang Pers yang menjadi acuan kita dalam menjalankan tugas jurnalistik,”ungkapnya.(Nurnas/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s