Warga Jatinangor Kecewa Keputusan Tidak Ada Kata Sepakat Antara IPDN

Posted on Updated on

Atang Kartana alias Abah Jip salah satu tokoh masyarakat Jatinangor

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Pertemuan pembahasan terkait isyu pernyataan dari Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi yang tersiar lewat sms bahwa ‘orang sunda maling’, berlangsung di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang yang berlangsung Mingg (16/01) yang di mulai pukul 19:00 WIB.

Dalam pertemuan tersebut hadir Sekjen Depdagri Diah Angraeni, Dirjen Disbanpol dari Kementrian dalam negeri Mayor Jendral (Purn) Tantri Bali, Pejabat IPDN, Muspida Kab. Sumedang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, LSM serta warga undangan lainya.

Sekjen Dapdagri Diah Angraeni menjelaskan bahwa dalam hal rektor harus mundur atas tuntutan warga, itu perlu ada mekanisme sebab Rektor diangkat dan di tunjuk oleh Menteri Dalam Negeri atas Tim Baperjakat lalu Mendagri mengusulkanya kepada Presiden “Rektor IPDN berbeda dengan rektor pendidikan umum lainya”jelasnya.

Dirinya sempat juga menyinggung Camat Kecamatan Jatinangor agar menyampaikan sesuatu keinginan dari warganya jangan langsung ke IPDN tapi harus tempuh mekanisme dulu dan sampaikan permasalahanya kepada Bupati.

Namun pembahasan yang berlangsung hingga satu jam tersebut membuat kecewa warga yang tergabung dari Aliansi warga sunda Jatinangor seperti yang disampaikan Atang Kartana alias Abah Jip, kekecewaan tersebut dilontarkan kepada Buser Trans Online seusai pertemuan pihak terkait dan pihaknya merasa dalam pertemuan tersebut belum ada kata sepakat dari apa yang menjadi tuntutan sebelumnya “dalam pertemuan yang berlangsung itu belum ada kesepakatan dan keterbukaan sama sekali”ujar Abah Jip meluapkan kekecewaanya.

Ditambahkan Abah bahwa pihaknya akan berkosolidasi dulu dengan masyarakat Jatinangor bagaimana kedepanya serta rencana semula yang menginginkan Rektor mundur dari Jabatan dan meminta maaf selama 7 hari berturut-turut di media massa, juga ada beberapa tuntutan lainya diantaranya agar IPDN menyediakan ruang publik untuk masyarakat Jatinangor/RIPPK dan IPDN sendiri bisa peduli akan pengembangan masyarakat Jatinangor apabila tuntutan tidak ditanggapi serius oleh Mentri Dama Negeri,  maka akan melanjutkan aspirasinya secara berkesinambungan dengan massa lebih banyak lagi.

Berbeda dengan apa yang sampaikan LSM Grapik bahwa ‘isyu orang sunda maling’ yang disebar melalui sms meminta pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas kepada yang pertama menyebarkanya.(Kos/Buser Trans Online)

One thought on “Warga Jatinangor Kecewa Keputusan Tidak Ada Kata Sepakat Antara IPDN

    MENONE said:
    17 Januari 2011 pukul 2:35 PM

    hmmmmmmmm……..enak bgt ngatain orang maling,,,,,,,,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s