Separuh Dana Setwan buat Kunker

Posted on

BANTUL – Buser Trans Online

Ironis. Sepenggal kata inilah yang pas untuk disematkan pada lembaga legislative (dewan) Kabupaten Bantul. Betapa tidak, di tengah alokasi APBD yang tengah megap-megap, hampir separuh pos anggaran kegiatan DPRD Bantul pada 2011 dialokasikan untuk kegiatan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah. Pos anggaran itu jauh lebih besar dibanding anggaran beasiswa pendidikan atau Bantuan Pelayanan Kesehatan (Bayankes).

Kepala Sekretariat Dewan (Setwan), Suarman Kamis lalu melansir, pada 2011 ini kegiatan Dewan dianggarkan sebesar Rp10,12 miliar. Dana itu diluar anggaran buat gaji dan tunjangan Dewan sebesar total RpRp7juta-Rp8 juta per orang setiap bulan.

Anggaran kegiatan Dewan dibagi menjadi sembilan mata anggaran, di antaranya kunjungan kerja ke luar daerah, biaya rapat serta biaya pemeliharaan fasilitas DPRD. Jumlah itu juga jauh lebih besar dibanding anggaran untuk beasiswa pendidikan dan Bantuan Pelayanan Kesehatan (Bayankes) yang masing-masing hanya sebesar Rp3,5 miliar.

“Tidak ada perubahan, tahun lalu juga dianggarkan Rp10 miliar itu di luar gaji dan tunjangan, ada sembilan mata anggaran,” jelasnya.

Dikatakannya, dari total anggaran hampir separuhnya atau sebanyak 40% digunakan untuk kunker wakil rakyat ke luar daerah. Pos kunker paling besar dari mata anggaran lainnya, menyusul biaya rapat.

Kunker menurutnya sudah menjadi tradisi dan selalu dianggarkan setiap tahun berdasarkan kebutuhan Dewan. Sekali kunker, DPRD menghabiskan biaya puluhan juta. Sementara biaya rapat banyak tersedot untuk kebutuhan konsumsi dan alat tulis kantor. Sehari misalnya, digelar rapat tiga sampai empat kali.

“Kunker itu dari pemerintah pusat memang sudah ada, jadi sudah menjadi semcam tradisi, itu yang menentukan kunker atau tidak alat kelengkapan Dewan, seperti komisi, badan anggaran, badan legislatif. Kalau mereka butuh harus dianggarkan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Arif Haryanto mengatakan, dalam setahun masing-masing komisi DPRD melakukan tiga kali kunker baik ke luar kota masih dalam pulau Jawa maupun luar pulau Jawa. DPRD Bantul mempunyai empat komisi. Sementara alat kelengkapan nonkomisi seperti Badan Anggaran (Banggar), Badan Legislasi (Banleg), Badan Kehormatan Dewan (BKD), serta Badan Musyawarah (Bamus) dijatah kunker setahun dua kali.

Ia mengklaim, kunker banyak memberi manfaat bagi Dewan dalam menyerap informasi terutama praktik kebijakan. Kunker diajukan masing-masing alat kelengkapan Dewan sesuai kebutuhan.

“Rata-rata penyusunan Perda pasti ada kunker, kami kunker ke daerah yang sudah ada Perdanya, misalnya saat membahas Perda Jamkesda kunkernya ke daerah yang sudah menerapkan Perda tersebut,” ujarnya.

Selain kunker, untuk transfer pengetahuan, Dewan juga mengikuti bimbingan teknis (bintek) serta mendatangkan pakar guna memberi masukan saat menyusun Perda. Kegiatan kunker dan mendatangkan pakar dianggap punya kelebihan masing-masing.

“Dua-duanya dibutuhkan dan punya kelebihan, kalau mendatangkan pakar untuk tahu secara teoritis, kalau dengan kunker untuk mengetahui parktik penerapan kebijakannya seperti apa,” katanya.

Divisi Pemenuhan Hak Ekonomi Sosial Budaya (Ekosob) LSM Idea, Valentina Sri Wijiyati menilai, penganggaran ini menunjukkan Dewan sangat tidak sensitif dengan kondisi rakyat Bantul dengan menghabiskan biaya miliaran rupiah hanya buat kunker.

Menurutnya, banyak cara menyerap pengetahuan. “Di era informasi sekarang, berkomunikasi ke luar daerah bisa via teleconference, skype. Tidak harus membuang banyak biaya  beramai-ramai kunker ke luar daerah. Dewan itu memang selalu begitu. Dari pusat sampai daerah sulit untuk diingatkan,” ujarnya. Cholis Buser Trans Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s