Kematian Rinra Praja IPDN, Sisakan Sejumlah Pertanyaan

Posted on Updated on

Almarhum Rinra Sujiwa Syahrul Putra (22) adalah putra bungsu Syahrul Yasin Limpo Gubernur Sulawesi Selatan

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Istitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kini menambah daftar kematian praja, almarhum Rinra Sujiwa Syahrul Putra (22) adalah putra bungsu Syahrul Yasin LimpoGubernur Sulawesi Selatan yang meninggal di tempat kosan setelah kambuh penyakitnya akibat keram di perut, keluarganyapun harus rela anak bungsunya meregang nyawa di perantauan demi pendidikan yang layak bagi anak tersayangnya, dan dalam kematianya keluarga menolak outopsi (visum) yang akan di lakukan pihak kepolisian. Hal tersebut mengundang banyak pertanyaan dari sejumlah kalangan, apa yang sebenarnya terjadi dibalik kematianya.

Bermula dari keluhan anaknya hingga harus ijin pulang untuk berobat, namun orang tuanya yang seorang petinggi di Sulsel mengembalikan anaknya untuk kembali pulang ke IPDN dan diantar kepercayaanya seorang ajudan walau sebelumnya almarhun Rinra sudah di beri obat oleh seorang dokter dari lingkungan gubernur Sulsel.

Renra sendiri sebelum menghembuskan napas terakhirnya jauh dari orang tuanya, harus bergulat dengan maut di tempat kosanya no 14 di Wisma Reflesia Jl. GKPN Desa Cibeusi Jatinangor Sumedang yang tidak jauh dari kampus IPDN , hingga harus dilarikan ke RSU. AMC Cileunyi, Senin (31/01). Namun sayang, nyawanya tidak bisa ditolong lagi.

Renra tercatat sebagai mahasiswa Nindya Praja Tingkat III IPDN tinggal di Asrama Nusantara dengan kapasitas hunian antara 40 hingga 50 orang dalam satu barak dan di dalamya ada berbagai suku se-Indonesia. Menurut Kabag Humas IPDN Ruslan Siregar dalam keseharianya Renra orangnya gampang bergaul serta cepat menyesuaikan diri dari lingkunganya selain aktif sebagai praja IPDN, Rinra sendiri ikut tergabung dalam kelompok pecinta alam dan tercatat sebagai pengurus Dewan Perwakilan Praja (DPP) periode 2011.

Jiwa kepemimpinannya diturunkan dari ayahnya yang seorang Gubernur, selain mudah bergaul dengan teman-temanya juga disiplin, jadi jauh jika dikaitkan dengan keterlibatan dengan narkoba atau sejenis lainya yang akibatnya bisa merugikan diri sendiri.

Hingga berita ini diturunkan pihak lembaga IPDN sendiri belum memberikan penjelasan secara resmi terkait meninggalnya putra bungsu Gubernur Sulsel. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s