Dua Pengawal Anak Gubernur Sulsel Diperiksa Polisi

Posted on Updated on

ilustrasi mobil nisan livina net*

BANDUNG –

Buntut tewasnya Praja IPDN tingkat III (Nindya praja), Rindra Sujiwa Syahril Putra, 21, anak Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahril Yassin Limpo, dua pengawal korban menjalani pemeriksaan, Senin sore.

Dua pengawal, satu diantaranya Wiliam, yang dinilai setia dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawal korban selama kuliah di Sumedang, baru keluar dari ruang pemeriksaan sekira pukul 16.00.

Kedua pengawal langsung menaiki mobil milik korban yang disempat diamankan di Mapolsek Jatinangor beberapa jam. Usai menjalani pemeriksaan, kedua pengawal meninggalkan Mapolsek dan keluar menggunakan kendaraan milik korban jenis Livina orange nopol B 2116 UQ.

Kendaraan tersebut diamankan polisi dari halaman wisma Raflesia tempat korban kos tepatnya di Jalan GKPN, Cibeusi, Jatinangor, Sumedang.

Kemungkinan besar kendaraan tadi akan dibawa ke Makasar menyusul kasus kematian praja itu dihentikan penyelidikan dan penyidikannya atas permintaan keluarga.

Korban tewas disebutkan lantaran sakit perut akut. Ini menjadi salah satu penyebab dihentikannya kasus itu oleh pihak kelpolisian.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Sujipto, menjelaskan, kendaraan milik korban terpaksa diamankan ke Mapolsek untuk menjaga sesuatu hal yang tak diinginkan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan itu, petugas Polsek menarik kendaraan tadi kemudian disimpan di halaman Mapolsek. ” Bukan barang bukti. Barang bukti, kami berkewajiban untuk mengamankan harta benda milik korban,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengakui, dalam kendaraan itu ada barang milik korban. ” Kami tak tahu jenis barang dan tak sempat melihatnya,” ujar dia lagi.

Keterangan yang beredar di Jatinangor menyebutksn, kendaraan Nissan Livina yang biasa digunakan anak gubernur Sulsel yang tewas Senin subuh memiliki dua plat yang berbeda namun nomor sama. Plat pertama warna hitam nomornya B 2116 UQ.

Sedang yang kedua plat merah (kendaraan dinas) dan nopolnya sama B 2116 UQ.  ” Jadi plat itu ada dua merah dan hitam dengan nomor sama,” katanya.

Diberitakan praja IPDN tingkat tiga tewas di kamar kosannya setelah mengalami muntah-muntah. Korban tewas di rumah sakit AMC Cilenyi setelah dilarikan ke rumah sakit. Pihak keluarga mengakui korban mengalami sakit perut yang akut.

http://www.poskota.co.id/kriminal/2011/01/31/dua-pengawal-anak-gubernur-sulsel-diperiksa-polisi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s