Kejari Dinilai Lamban Tangani Kasus Pengadaan Obat

Posted on Updated on

SLEMAN   – Buser Trans Online

Dinilai lamban dalam  menangani kasus penunjukan langsung pengadaan obat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman senilai Rp1,3 miliar tahun anggaran (TA) 2003, tak urung Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman menuai sorotan. Beberapa elemen yang peduli terhadap pemberantasan korupsi mempertanyakan keseriusannya dalam menangani kasus tersebut. Maklum, sejauh ini memang belum ada kejelasan hasil penyelidikan.

Humas Badan Anti Korupsi (BAK) Baharudin M Kamba mengatakan, pihaknya mendesak Kejari Sleman segera mempercepat dalam penanganan kasus ini. Apalagi kasus itu sudah pernah diselidiki kejaksaan pada 2004 dan 2005, sebelum kasus pengadaan buku Balai Pustaka yang menyeret Bupati Sleman Ibnu Subiyanto meledak ke permukaan.

“Kasus obat itu sebetulnya tidak sulit dibongkar bila kejaksaan serius mengusutnya. Karena dari bukti-bukti yang ada banyak petunjuk yang dapat dikembangkan untuk menyingkap kasus dugaan korupsi di balik proyek obat ini,” papar Baharudin kemarin. Petunjuk itu di antaranya keputusan Pemkab Sleman melakukan penunjukan langsung.

Padahal sesuai ketentuan, penunjukan langsung harus memenuhi sejumlah prasyarat tertentu,misalnya dalam kondisi bencana, darurat, dan barang yang dibutuhkan termasuk spesifikasi khusus atau menyangkut rahasia negara.

“Saat proyek itu diluncurkan, keadaan Sleman dalam kondisi aman damai. Obat yang dibutuhkan juga bukan termasuk barang khusus karena dengan mudah bisa didapatkan dari pasaran,”ungkapnya. Selain itu, barang yang ditunjuk langsung itu obat dan alat-alat kesehatan.

Dari sekian kebutuhan alat kesehatan itu, ikut tercantum tisu, garpu, dan berbagai barang lain.“Padahal barang-barang itu di pasaran tersedia cukup banyak. Kenapa harus ditunjuk langsung,” ujarnya.

Kasi Intel Kejari Sleman Yos Salvador membantah bahwa pihaknya tidak serius dalam menangani kasus dugaan penyimpangan dalam pengadaan obat senilai Rp1,3 miliar tersebut. “Kasus ini tetap kami tangani dan masih dalam proses penyelidikan, belum sampai ke Pidsus,”kata Yos Salvador. Cholis Buser Trans Online

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s