Pertambangan Pasir Teluk Bintan Sebagian Tidak Berijin

Posted on Updated on


Kab. Bintan, Buser Trans Online,.

Sejumlah pengusaha tambang pasir lokal di Pulau Bintan khususnya di kawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang belakangan ini mengaku resah dan terpojok. Pasalnya, tersiar berita / isu bahwa aktivitas usahanya tidak mengantongi izin.

Sebagian pengusaha tambang pasir legal, menjelaskan dan membantah,untuk diluruskan pemberitaan yang sudah di angkat oleh Edysam Pekan lalu. ‘’Usaha tambang pasir lokal yang saya peroleh ini sah. saya ada mengantongi izin lengkap yang dikeluarkan oleh instansi berwenang di Kabupaten Bintan,’’ ujar Abun, dan sebagian rekan pengusaha pasir lokal di Pulau Bintan.

Abun mengungkapkan hal tersebut kepada Buser Trans Online sehubungan dengan pemberitaan di media  Skm Buser Edisi 106/Tahun IX/10-25 Agustus 2010 bertajuk ‘’Merusak Lingkungan. Usaha Tambang Milik ‘’Abun’’ Tidak Miliki Izin?’’ Atas pemberitaan ini, Abun merasa dipojokan karena wartawan Skm Buser tidak melakukan konfirmasi pada pihaknya.

‘’Ini jelas-jelas merugikan kami selaku pengusaha kecil. Karena dengan pemberitaan disebut-sebut tak berizin banyak pihak-pihak yang belakangan mengurungkan kerjasama bisnisnya dengan saya,’’ jelas Abun dengan nada lirih.

Lebih  jelas Abun menegaskan, bahwa jauh-jauh hari sebelum melakukan usaha tambang pasir lokal. Ia telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dari mulai RT/RW hingga ke Dinas Pertambangan/Badan Lingkungan Hidup (BLH) bahkan kepada

Bupati Bintan. Tak luput, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan para warga sekitar areal tambang.

‘’Bahkan warga sekitar tambang mengaku berterima kasih dengan adanya aktivitas pertambangan ini. Sebab sejumlah warga usia produktif ikut berkecimpung menjadi tenaga kerja di perusahaan kami. Begitu juga dengan dana sosial berupa dana kepedulian terhadap masyarakat. Kami selalu memberikannya,’’ terangnya

Abun menilai pemberitaan yang memojokannya itu, bisa saja ditindaklanjuti melalui proses hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik. Namun ia tidak sampai berfikiran ke sana. Karena hal ini masih dalam wacana hidup berdemokrasi.

‘’Tapi sekali lagi, dengan pemberitaan yang memojokan itu, kami merasa divonis telah melakukan aktivitas illegal, padahal tidak benar adanya karena usaha kami legal adanya,’’ bantah Abun lagi.

Terkait dengan tudingan bahwa dirinya susah dikonfirmasioleh wartawan. Abun dengan tegas membantahnya.‘’ Itu tidak benar, sedangkan kawan-kawan saya banyak juga dari pers. Jadi mustahil kami alergi dengan pers. Bahkan justru kami selalu berupaya untuk bermitra dengan kalangan pers,’’ terang Abun.

Dalam hal ini Buser Trans Online juga tidak menerima keterangan sepihak, langsung konfirmasi dengan Bupati Gunung Kijang melalui Ponsel, namun sayang Hp nya tidak aktif. Sementara itu Polsek Gunung Kijang AKP Edward Palis saat dikonfirmasi tentang perijinan tambang pasir milik Abun pihaknya membenarkan kalau itu sudah mengantongi ijin, tetapi ada sebagian pengusaha lain sampai saat ini mereka masih belum dapat izin sekitar 6 atau 7 lokasi yang di Galang Batang,” jelasnya.

Dalam kaitan ini, Abun juga tidak menampikkan bahwa dalam aktivitas penambangan pasir lokal di Bintan ini ada segelintir pengusaha yang tidak memiliki izin. Hal inilah yang memang membuat coreng pengusaha tambang pasir legal. ‘’Tapi, sekali lagi usaha tambang pasir saya legal karena kami memiliki izin,’’ ujar Abun mengakhiri. (Suhardi/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s