Siswa Yang di Duga Sebarkan Tulisan Porno, Siapa Fajar Muhammad Ramdan?

Posted on Updated on

Kades Cintamulya Dadang Siap Dampingi Warga Hingga Proses Hukum

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Menyikapi hasil pertemuan bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang, Dr. H. Dady Muhtadi MPd, dan surat tanggapan atas surat pemberitahuan Nomor induk Kependudukan (NIK), para kepala Desa se Jatinangor masih menyimpan pertanyaan tentang sosok peajar SMKN 2 Sumedang yang disebutkan Disduk sebagai siswa yang menulis kata seronok yang beredar di Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor,  beberapa hari lalu.

Dalam surat tanggapan nomor 470/394/DKPS, tangga 4 Maret, tertulis pada poin pertama bertuliskan, perlu dimaklumi bahwa kegiatan entry data yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, melibatkan operator sebagai karyawan dinas juga mengikutsertakan pihak lain yang terdiri dari siswa SMKN 2 Sumedang dan masyarakat umum.

Dalam poin berikutnya, terdapat tulisan bila petugas entry data diberi password tersendiri, sehingga akan terlacak siapa yang dientry dan yang mengentry data. Selain surat tanggapan, juga terdapat surat pernyataan dari seseorang bernama Fajar Muhammad Ramdan, usia 16 tahun yang beralamatkan di Sindangjaya, Desa Jatimulya.

Keberadaan surat pernyataan tersebut, dikatakan Kepala Desa Cintamulya, Dadan wardana, sangat sulit untuk bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pasalnya pada saat ditanyakan mengenai keberadaan  Fajar yang disebutkan dalam surat tersebut sebagai pengentry kata-kata jorok, pihak Disduk tidak bisa mempertemukannya dengan para kepada desa maupun dengan pihak media yang saat itu mempertanyakan keberadaan Fajar dan status Fajar berkenaan pengentryan data.

“Saya juga pertanyakan anak itu, namun dari sana jawabnya anak tersebut masih dibawah umur dan takut terjadi hal sesuatu bila dipertemukan, apa siswa atau masyarakat umum” tutur Dadan kemarin, Selasa (07/03). Dalam isi surat pernyataan tersebut, dituliskan dengan tulisan tangan yang ditandatangi oleh Fajar diatas materai Rp 6 ribu.

Saat ditanya masalah keinginan warganya yang ingin membawa kasus pelecehan tersebut kernah hukum, Dadang menjawab dirinya sebagai kepala desa siap mendampingi warganya dalam menyelesaikan kasus pelecehan tersebut. “Kalau warga saya pengen membawa hal ini keranah hukum, saya siap mendampingi warga saya sampai akhir, karena berbicara puas dan tidak dengan permohonan maaf yang ada belum bisa kasus pelecehan tersebut,” tuturnya.

Dalam isi surat itu, Fajar mengakui menuliskan empat orang nama warga Desa Cintamulya dengan menambahkan kata-kata jorok. Selain itu, Fajar pun diakhir surat mempertegas bila pernyataan tersebut dibuat tanpa ada paksaan dan dibuat dalam keadaan sadar.

Sementara itu, pihak SMKN 2 Sumedang untuk mengkonfirmasi keberadaan siswa bernama Fajar Muhammad Ramadan, pihak SMKN 2 Sumedang mengatakan tidak ada siswa yang benama seperti yang dipertanyakan. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s