Kadishub Sumedang Masuk Sel, Pasca Keributan Dibandara Soetta

Posted on Updated on

INILAH SATU TERSANGKA PEMUKULAN BERHASIL DIAMBIL GAMBARNYA DI POLRES SOEKARNO HATTA SECARA ESKLUSIF

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Seiring beredarnya informasi mengenai keterlibatan  Kepala Teknologi dan Informatika Dinas Perhubungan Sumedang bernama Drs. Ade Setiawan Msi, dalam aksi pengeroyokan di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta. Menurut Kabag Humas Setda Kabupaten Sumedang, Drs Tono Martono Setiawan M.Si, semenjak tersiarnya berita tersebut, Ade Setiawan Sulit dihubungi.

Namun, tersiar kabar bahwa saat ini Ade Setiawan sedang berada di Jakarta untuk menyelesaikan permasalahan beberapa waktu lalu. Bukan hanya itu, Tono pun menyebutkan bila Ade Setiawan dalam beberapa hari kebelakang tidak berada di kantornya, hal tersebut dikatakanya kepada wartawan melalui telepon, Jum’at (11/03).

Kejadian pengeroyokan berawal pada pada tanggal 6 Maret 2010, dimana Kakak korban, yang merupakan Wartawan di salah satu media elektronik Swasta nasional, Andy Saputra beserta dua adik laki-lakinya berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya menuju jakarta dengan membawa abu kremasi ayahnya yang baru meninggal tanggal 3 Maret 2011.

Karena keadaan cuaca yang kurang baik, Lion air JT 693 jurusan Jakarta yang ditumpangi Andy Saputra dan Ade  mengalami keterlambatan selama 25 menit. Tepat pukul 15.00 WIB, lanjutnya dipanggil boarding. Setibanya di pesawat, dia menyebutkan mendapati seorang pramugari yang sedang berdebat dengan seorang bapak yang duduk di deretan pintu darurat (row no.31 atau 32).

Awalnya lanjut dia, tidak terlalu memperhatikannya. Namun ketika perdebatan terus berlangsung dan beberapa pramugari dan pramugara mulai berkumpul, ia pun mulai mendengarkan dengan lebih teliti. Ternyata alasannya sederhana, putra dari Ade Setiawan yang kebetulan seorang pejabat di Pemda Sumedang  duduk di deretan pintu darurat, namun peraturan aviasi melarang anak di bawah umur untuk duduk di area ini untuk alasan keselamatan.

Karena mendapat teguran dari awak pesat, Ade merasa keberatan anaknya pindah tempat duduk dan memilih untuk terus berdebat sehingga pesawat pun tidak dapat diberangkatkan. Tidak hanya itu, 40 menit kemudian, penumpang semakin resah Andy Saputra pun menanyakan perkembangan permasalahannya dan meminta pihak Lion Air untuk segera mengatasi permasalahannya agar pesawat dapat segera diberangkatkan.

Awak pesawat mengaku kewalahan dan memanggil security dari Bandara Juanda. Melihat adiknya bercakap-cakap dengan awak pesawat. Ade meminta adik Andy Saputra untuk tidak ikut campur. Pernyataan ini dijawab oleh adik Andy Saputra dengan meminta bapak ini mengikuti permintaan awak pesawat sehingga ratusan penumpang yang lain dapat segera berangkat.

Beberapa penumpang pun mulai berdiri dan menyuarakan keberatannya. Mendapat tekanan dari penumpang-penumpang lain, Ade pun mengalah dan membiarkan anaknya berpindah tempat duduk. Tidak sampai disitu, Ade pun  mengancaman kepada adik saya, “Awas kamu ya! Tunggu kalau kita mendarat nanti!”

Pada saat kami berjalan di landasan pesawat, bapak tersebut di atas mulain mendorong-dorong anaknya ke arah adik Dian. Seperti berusaha memancing adik saya untuk memukul, namun tidak dihiraukan.

Sesampainya kami di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta dan menuju  mobil, adik Dian yang sedang dalam keadaan setengah menunduk (sedang memasukkan tas) kemudian  ditarik dan dikeroyok oleh Ade dan anaknya, dan seorang laki-laki lain yang belakangan ia ketahui adalah keluarga Ade tersebut.

Seusai kejadian pengeroyokan, lanjutnya ia pun dibawa ke polres bandara untuk melaporkan kejadiannya. Anggota Polres sangat membantu dan akomodatif. Dalam waktu singkat, dua dari pelaku pengeroyokan sudah dapat diamankan (sang anak dan seorang keluarga).

Sayangnya lanjutnya, pelaku utama yang ternyata adalah Kepala Teknologi dan Informatika Dinas Perhubungan Sumedang bernama Drs. Ade Setiawan Msi melarikan diri. Saat akan dikonfirmasi, oleh beberapa media, Ade Setiawan pun sulit untuk dihubungi, namun Informasi yang beredar bahwa oknum pejabat yang bernama Ade Setiawan malam tadi (10/03) sudah menyerahkan diri dan masuk tahanan Polres Bandara Soekarno Hatta. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

One thought on “Kadishub Sumedang Masuk Sel, Pasca Keributan Dibandara Soetta

    erik said:
    15 Maret 2011 pukul 7:14 AM

    tersangka lainnya mana? Klo kumplit baru eklusif bang…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s