Pemkot Hanya Perbaiki Jalan Berlubang

Posted on Updated on

pengaspalan/net

YOGYA – Buser Trans Online

Setali tiga uang dengan Pemkab Kulonprogo, Pemkot Kota Yogyakarta menunjukka sikap serupa. Dengan dalih akibat keterbatasan APBD Kota Yogya sehingga  juga berdampak pada infrastruktur yang ada. Infrastruktur yang tak mendapatkan perhatian adalah akses jalan di Kota Jogja.

Beberapa jalan yang mengalami rusak dan bergelombang hanya dibiarkan. Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogya hanya bisa memperbaiki akses jalan berlubang saja. “Idealnya, setiap masa anggaran seharusnya ada anggaran untuk overlay (pelapisan ulang aspal jalan). Tapi, di APBD Kota Yogya sangat terbatas, sehingga kami tidak menganggarkan overlay secara khusus,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja Toto Suroto.

]Toto menjelaskan, pihaknya untuk perawatan infrastruktur jalan ini tak menganggarkan anggaran khusus overlay. Perawatan jalan mereka lakukan hanya dengan memperbaiki jalan berlubang saja. ”Kami juga melihat asas prioritas jalan-jalan yang mendapatkan pelapisan ulang. Biasanya, jalan tersebut merupakan proyek jangka panjang,” jelasnya.

Jika harus menganggarkan dana untuk pelapisan ulang ini, memang bakal menyedot anggaran yang cukup besar. Apalagi, panjang jalan di Kota Yogya juga tergolong panjang. Total seluruh jalan yang perawatannya menjadi wewenang Kimpraswil mencapai 248 kilometer.

Padahal, menurutnya, perawatan jalan dengan pelapisan ulang yang ideal setiap tahun adalah 10-15 kilometer. Pihaknya memperkirakan, jika menempuh perawatan jalan secara ideal, setiap tahun pelapisan ulang menyedot anggaran Rp 10 miliar sampai Rp 15 miliar. ”Sangat tidak sebanding dengan total pemasukan APBD di Kota Yogya yang mencapai sekitar Rp 850 miliar,” sambungnya.

Dia pun menyebut, perawatan jalan di Kota Yogya yang juga sebagai kota pariwisata dan pendidikan jauh dari ideal. Sebab, selama ini pihaknya melakukan perawatan hanya dengan memperbaiki jalan yang sudah berlubang. ”Ya, jadinya tememplok tidak merata di semua bagian,” sesalnya.
Dengan titel sebagai kota pariwisata dan pendidikan, perawatan hanya dengan memperbaiki jalan yang berlubang tak mendukung. Perbaikan hanya bagian yang berlubang ini tak mampu membuat akses jalan menjadi lebih baik. ”Dampaknya ya menjadi lebih mudah rusak. Karena, otomatis tambalan tersebut juga tidak akan berumur lama,” katanya.

Meski demikian, Toto mengungkapkan, pihaknya berusaha telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perawatan terhadap kondisi jalan ini. Pihaknya saat ini selalu berusaha bisa segera menyelesaikan jalan yang rusaknya bersifat insendentil. ”Kalau hanya berlubang, segera kami perbaiki. Ini telah kami lakukan di Jalan Kenari baru-baru ini,” ungkapnya.
Mudah rusaknya jalan ini, menurut Totok lebih disebabkan karena kondisi cuaca yang sering hujan. Ini ditambah dengan tonase beban jalan terhadap kendaraan juga besar. ”Jalan jika tidak bergelombang pasti berlubang,” lanjutnya.

Diakhir penjelasan, Toto menambahkan, pihaknya saat ini sebenarnya memiliki alokasi anggaran overlay. Tapi ini hanya untuk Jalan Batikan dan Jalan Veteran di depan XT Square. Proyek ini sebenarnya hanyalah lanjutan dari proyek-proyek sebelumnya yang merupakan jangka panjang.

”Di Batikan hanya meneruskan perbaikan jalan sisi timur yang juga mendapatkan pendanaan dari APBD provinsi. Sedang di Jalan Veteran, rencananya akan kami konblok untuk mendukung akses ke XT Square,” tuturnya.

Tak adanya anggaran dari APBD untuk overlay jalan ini, menurut anggota Komisi C DPRD Kota Yogya M Fursan sebenarnya bisa dicarikan solusi. Diantaranya, dengan meminta sharing dengan APBD provinsi atau pusat. ”Meski itu tanggu jawab pemkot sepenuhnya, tidak ada salahnya jika pelapisan ulang jalan-jalan yang strategis menjadi tanggung jawab bersama,” katanya. Cholis Buser Trans Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s