SDAP Banten Laksanakan Kegiatan Rehab Jaringan Irigasi Cilangkahan I Dengan Optimal

Posted on Updated on

Banten, Buser Trans OnLine

Masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya yang berada di Kecamatan Malimping yang di lewati irigasi Cilangkahan sangat mengapresiasi dengan terlaksananya kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi Cilangkahan I. Sebab, dengan terlaksananya perehaban jaringan irigasi tersebut, manfaat yang paling dirasakan masyarakat sekitarnya adalah, sistim pengairan persawahan penduduk menjadi berlangsung dengan normal.

Menurut salah satu warga Malimping, Syafei (50), sejak direhabnya irigasi Cilangkahan, kebutuhan air ke sawah penduduk makin berjalan dengan lancar. Sebelum terlaksananya perehaban, sawah Syafei dan sawah masyarakat lainnya pun sering terganggu karena tebing irigasinya kerap longsor sehingga menggangu bahkan pengairannya dan bahkan pernah mengalami gagal panen.

“ Dulu sawah kami pernah gagal panen karena tebingnya longsor. Selain air tumpah ke sawah kami, lumpur yang diirigasi pun menutupi padi kami yang siap panen. Tapi, setelah irigasi diperbaiki (rehab) kami tidak khawatir lagi, karena tebingnya sudah kuat dan tidak bakal longsor lagi, “ jelas Syafei kepada Buser Trans OnLine beberapa waktu lalu. Syaefi menambahkan dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi Cilangkahan itu, masyarakat mengucapkan  sangat terima kasih kepada pemda provinsi (pemprov) Banten, khususnya kepada Dinas Sumber Daya Air Dan Pemukiman (SDAP). “ Dengan diperbaikinya irigasi Cilingkahan tersebut kami sangat berterimakasih ke pemda Banten. Kami merasa kelangsungan hidup kami sebagai petani merasa diperhatikan pemda provinsi, “ ujar Syafei.

Sebelumnya, kepada Buser Trans OnLine, Mukhtar yang merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  dari Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cilangkahan I itu mengaku, bahwa saat dilangsungkannya pelaksanaan pekerjaan proyeknya, pihaknya selalu berupaya agar hasil kegiatannya optimal. Mukhtar melanjutkan, Dinas SDAP juga berupaya  memperhatikan kepentingan masyarakat disana terutama yang mata pencaharian penduduknya sebagai petani. Untuk itu, tambah Mukhtar,  pihaknya pun melakukan antisipasi dini pada titik-titik bakal terjadinya longsor disekitar proyek padahal dalam kontrak kerja tidak ada.

Selain itu, disekitar proyek pernah terjadi tanah longsor, tapi turut ditanggulangi oleh Dinas SDAP. Adapun proyek rehabilitasi yang sangat diapresiasi oleh masyarakat Malimping Kab. Lebak tersebut yakni senilai Rp.1.999.488.000,- (Tahun Anggaran 2010) dan sebagai pelaksana di lapangan PT. Dini Contractor.(bin/Buser Trans OnLine)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s