Petugas Bandara, Curigai Bom Padahal Paket Ubi Cilembu

Posted on Updated on

Dampak Dari  Paket  Bom Buku

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Menyusul maraknya teror bom buku, membuat para pengusaha ubi Cilembu pusing tujuh keliling. Pasalnya, kiriman ubi yang akan dikirim ke pemesan di luar Jawa kerap kali dicurigai petugas.
Seperti diungkapkan H. Tatang salah seorang pengusaha dan pemilik kios ubi cilembu Barokah, jalan Cilembu Raya No.14 Sumedang, beberapa kali paket yang berisi ubi Cilembu yang dikirim ke pemesan di daerah Sumatera dan Kalimantan, mendapat komplain dan pemesannya. Kondisi paket sudah tidak utuh lagi, bahkan tiba di tempat pemesan kadang dalam keadaan acak-acakan.

Kejadian rusaknya kiriman paket ubi Cilembu tersebut, menurut H. Tatang, terjadi paska terjadinya  paket bom yang ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla di kantor JIL Utan Kayu Jakarta, kemudian menyusul teror lainnya tak terkecuali aktor sensasional pentolan grup Dewa, Ahmad Dani.

Menurut H. Tatang, kejadian yang sama ternyata dialami para pengusaha ubi Cilembu lainnya, yang juga mengirim kepada pemesan langganan mereka di luar Jawa. Karena merasa penasaran H. Tatang pun menelusuri, apa yang sebenarnya terjadi pada beberapa kiriman ubi Cilembu tersebut. Dari tempat cargo (perusahaan jasa pengiriman barang), H. Tatang ternyata mendapat keterangan, bahwa paket ubi yang dia kirimkan, di bandara diperiksa dulu petugas, karena diduga berisi barang-barang berbahaya atau terlarang, seperti halnya bom atau paket narkoba.

“Paket ubi ketika di Bandara diacak-acak petugas, karena dianggap barang mencurigakan. Tentu saja ketika tiba di tempat pemesan, paket tidak utuh karena petugas tidak merapihkan lagi paket,” jelasnya. Akibat seringnya kiriman paket ubi tidak utuh, sehingga menjadikan protes dari pelanggannya, diakui H. Tatang, kini dia sedang mencari cara bagaimana agar kiriman paket tersebut bisa lolos dari pemeriksaan petugas, tanpa harus dirusak kemasan paketnya terlebih dahulu.

Dikatakan dia, sebuah paket yang dikirim memang tidak terlalu besar, karena ubi yang dikirim juga rata-rata hanya berisi 5kg perpaketnya. Pemesan ubi ke kota-kota di luar Jawa, seperti Riau, Medan, Aceh, dan Pontianak akhir-akhir ini meningkat. Ubi Cilembu, lanjut dia, sangat disukai karena sangat berbeda dengan ubi-ubi lainnya.(Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s