Paket Dicurigai Bom Dialamatkan Ke IPDN, Akhirnya Diledakan

Posted on Updated on

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Bungkusan yang di duga berisi paket bom akhirnya diledakan Team Jibom Brimob Polda Jabar, bermula kejadian dari sebuah bungkusan ukuran 30×30 cm yang ditemukan di depan toko matrial PD. Waluya Jaya Jl. Swadaya No: 77 Kelurahan Situ Sumedang Utara Kab. Sumedang Rabu (23/03) pukul 11:15, karena bungkusan tersebut mencurigakan warga yang kebetulan menemukanya langsung melaporkan kepada warga lainya.

Medengar adanya isyu bom, Priyo (39) Ketua Rw 01/02 langsung melaporkan temuanya ke Mapolsek terdekat, mendengar ada laporan dari warga tentang bom pihak kepolisianpun tidak mau mengambil resiko langsung tempat kejadian perkara (TKP) segera diamankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengiriman paket dicurigai berisi bom tersebut tercantum nama si pengirim Wagianto Jl. Anggur 3 H 4 No: 23 Perumnas Bugul Permai RT04/04 Pasuruan Jawa Timur dengan lamat yang dikirim tujuan Sony Septiawan seorang mahasiswa IPDN tingkat Nindya Praja Jl. Raya Jatinangor.

Kanit Resmob Brimob Polda Jabar IPTU Agus saat di konfirmasi mengatakan bahwa satu unit Jibom diturunkan ke lokasi  dan paket tersebut akhirnya di ledakan agar tidak membahayakan sebab dikhawatirkan ada semacam jenis bom waktu yang tiba-tiba meledak pihaknya sendiri sudah mendeteksi awal “dari pada menimbulkan korban dari masyarakat juga anggota, guna mencegahnya lebih baik diledakan”ujarnya.

Sementara itu Team Jibom Brimob Polda Jabar yang datang ke TKP dengan peralatan lengkap pada pukul 12:27 langsung mengamankan paket yang dicurigai, dan pada pukul 12:51 bingkisan tersebut diledakan dengan isi makanan dan satu baju putih serta satu celana panjang hitam.

Pihak lembaga Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melalui Kasubag Humas Sudaryana S.Ip. MM paket yang dicurigai berisi bom dialamatkan kepada Sony Septiawan Nindya Praja IPDN  di Jl. Raya Jatinangor, pihaknya membantah kalau nama di alamat tersebut adalah Praja IPDN serta nama tersebut tidak pernah tercantum di lembaga IPDN sebagai Praja tingkat Nindya. “Pihak kami tidak mengetahui jika ada paket yang dicurigai sebagai bom adalah untuk praja, serta dari hasil pengecekan nama di paket tersebut tidak pernah tercantum sebagai nama mahasiswa IPDN tingkat Nidya, dari mulai alumni hingga angkatan sekarang tidak pernah ada nama tersebut”jelasnya.

IPDN sendiri tidak memahami maksud tujuan dari paket yang di alamatkan kepada salah seorang mahasiswanya, namun dengan demikian pihaknya selalu antisipasi dari awal dan prosedur tetap ( protap) pengamanan paket apapun selalu di sortir dulu di bagian keamanan, “paket apapun yang masuk lembaga sudah steril, artinya tidak mungkin ada paket yang mencurigakan sampai lolos masuk kedalam kerana ada penyortiran terlebih dahulu”pungkasnya.

Pernyataan Kasubag Humas IPDN yang membatah bahwa Sony Septiawan adalah mahasiswanya, berbeda dengan stetmen dari Karo III IPDN Soedjito bahwa nama Sony Septiawan adalah benar tercatat sebagai Praja Nindya sebagaimana nama tersebut tercantum di sebuah paket yang di curigai sebagai paket berisi bom, dengan demikian pihaknya menyerahkan kepada nama bersangkutan jika nantinya merasa bahwa pihak yang dikirim maupun si pengirim paket merasa dirugikan atas issiden peledakan. “ada memang benar nama tersebut tercatat di IPDN sebagai mahasiswa, namun  masalah paket tersebut baru diketahui saat di datang dari tugas di Jakarta dan baru dapat laporan bahwa itu isinya pakaian hitam putih untuk di pakai pra jabatan hari senin (21/03*red)”tutupnya.  (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s