Kasus Terus Berlanjut, SDN Dampit I Kembali Akan Di Gembok Dayun

Posted on Updated on

Kab. Bandung, Buser Trans Online,.

Adanya ancaman kembali dari Direktur CV. Dayang Sumba Dayun yang pada tahun 2007 telah membangun SDN Dampit 1 Jl. Raya Curug Cinulang Desa Dampit Kabupaten Bandung  yang dikatakanya telah menelan kerugian hingga 300 juta, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali menggembok sekolah tersebut untuk yang ke dua kalinya, sebab menurutnya  hingga saat ini belum sepeserpun uang dibayarkan kepadanya dari pihak sekolah.

“Benar, saya akan menggembok SDN Dampit karena biaya membangun SD tersebut belum dibayarkan. Namun kapan penggembokan dilakukan, belum bisa dipastikan. Ya, diperkirakan dalam minggu-minggu ini,” kata Dayun Minggu (27/03).

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK/SD Kec. Cicalengka, Kab. Bandung, Drs. H. Adang Syafa’at mengatakan, akan segera mengantisipasi dan menangani siswa SDN Dampit, jika pihak pemborong/pengembang melakukan aksi nekatnya menggembok pintu masuk ke ruang kelas V SD tersebut yang hingga kini masih bermasalah dalam pembangunannya.  Pasalnya, pembayaran untuk biaya pembangunan ruang kelas V SDN Dampit I, berikut ruang guru/kepala sekolah serta WC siswa, hingga saat ini belum ada upaya pembayaran dari pihak pemerintah kepada pengembang.

“Jika sampai Pak Dayun melakukan penggembokan pintu masuk ke ruang kelas SDN Dampit I, kami tetap akan mengamankan dan menyelamatkan kegiatan belajar mengajar. Jangan sampai para siswa tidak belajar. Tentunya, dengan cara menggunakan ruang kelas yang ada. Seperti halnya saat terjadi penggembokan pintu masuk ke ruang kelas saat pertama kali dilakukan Pak Dayun ,” kata Adang kepada “GM” di ruang kerjanya Jln. Raya Cicalengka Barat, Kec. Cicalengka, Senin (28/3).

Ditambahkan dia, jika ada lagi penggembokan pihak sekolah kembali akan memberlakukan sekoalh dua kali (dua shift) pagi dan siang “pihak kami sudah siap mengantisipasi, jika ada langkah penggembokan kembali,” katanya.  Adang juga menghawatirkan, dengan adanya penggembokan itu, menimbulkan trauma kepada anak-anak sekolah. Untuk menindaklanjuti persoalan SDN Dampit I itu, sudah kewenangan Dinas Pendidikan dan Pariwisata Kab. Bandung. Jadi, kebijakan apa yang nantinya akan diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Kab. Bandung.

Tetapi, kata dia, dalam perkembangan di lapangan, Anggota DPRD Kab. Bandung yang sempat turun ke lapangan, sempat menyanggupi akan menyelesaikan persoalan yang dialami SD tersebut. Termasuk, Inspektorat Kab. Bandung juga sudah turun ke lapangan.

“Bahkan, ada niat baik dari dewan, awalnya akan membantu pembayaran ke pemborong. Itu informasi di lapangan. Jadi, Pak Dayun juga bisa mengejar siapa yang pernah berjanji kepadanya,” katanya.

Ia juga sangat menyayangkan, pembangunan SDN Dampit I itu sempat ada sejumlah pemborong yang berusaha untuk mengklaim dan mengakui sebagai pelaksana pembangunan SD tersebut. Jadi, yang melaksanakan pembangunan SDN Dampit I itu, bukan hanya Dayun saja. Tapi ada pihak lain yang sama-sama mengklalim pelaksana pembangunan tersebut. “Masing-masing mengeluarkan biaya yang tidak rasional,” pungkasnya. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s