Dialih Pungsikan Sarana Olah Raga, ‘Dapat Kartu Merah’

Posted on Updated on

Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Alfian Mallarangeng seusai peresmian sarana olah raga dan pembukaan turnamen futsal se-Jabar didampingi Anggota Komisi I DPR RI DR.Hj.R. Adjeng Ratna Suminar, SH. MM sekaligus pemilik Caringin Garden Regency, Jatinangor, Sumedang saat melihat sarana dan prasarana yang ada disekitar perumahan

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Alfian Mallarangeng (Menegpora), jika ada sarana olah raga milik pemerintah yang beralih pungsi jadi bangunan komersial pertokoan mall, atau gedung pemerintahan lainya masyarakat Indonesia segera melapor ke kantor Menegpora. Pihaknya akan memberikan sangsi kepada Pemda jika melakukanya, hal itu hal menyalahi aturan undang-undang.

“Perubahan sarana olahraga harus ada persetujuan dari Menegpora, jika ijinya belum ada, Pemda akan diberi ‘kartu merah’ sebab sudah melanggar” jelasnya, di sela acara peresmian sarana olah raga dan pembukaan turnamen futsal se-Jabar di perumahan Caringin Garden Recidence, Jatinangor, Sumedang Jawa Barat, Minggu (03/04).

Didampingi Anggota Komisi I DPR RI DR. Hj. R. Adjeng Ratna Suminar, SH. MM dari partai Demokrat, Menegpora sarana olah ragapun saat ini banyak yang hilang banyak di rubah menjadi bangunan pemerintahan ada juga yang di jual ke pengusaha dan di jadikan tempat komersial, sehingga generasi muda akan kesulitan mendapatkan sarana olah raga.

“Jika sarana olahraga berkurang, secara otomatis berdampak dan salah satunya akan kesulitan mencari bibit atlet yang berprestasi.” Kami minta sekali lagi jika ada Pemda nekat menjual sarana olahraga tanpa ada penggantinya segera laporkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kami tidak akan segan-segan mengeluarkan kartu merah ke Pemda tersebut,” tambahnya lagi.

Jika ada pengembang perumahan yang menyedikan sarana olahraga harus terus didorong. Pasalnya, tempat berolahraga merupakan bagian dari aturan pemerintah yang sudah termasuk dalam ketentuan berupa fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Jika ada pengembang tak menyediakan kedua fasilitas tadi, tentunya mereka sudah melanggar ketentuan yang berlaku. Kalau semua pengembang menyediakan sarana olahraga, sudah bisa diprediksi prestasi olah raga akan meningkat dan jumlah atlet akan berkembang. ” Jumlah atlet semakin banyak maka akan sangat mudah melakukan pencarian bibit atlet berprestasi,”pungkasnya.

Anggota Komisi I DPR RI DR.Hj.R. Adjeng Ratna Suminar, SH. MM  sekaligus pemilik Caringin Garden Regency, Jatinangor, Sumedang, mengatakan, sarana olahraga yang dibangun diantaranya kolam renang dan lapangan futsal, serta play group. Kesemua sarana itu diharapkan bisa dipergunakan oleh penghuni perumahan itu termasuk warga sekitar. ” Sarana olahraga yang ada ini diharapkan bisa mendongkrak prestasi atlet di Jatinangor,” kata Ajeng. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s