Warga Kaliadem Tolak Transmigrasi

Posted on

Sleman, Buser Trans Onlie —

Merasa aspirasinya tak diakomodir pemerintah, warga korban erupsi Merapi asal Dusun Kaliadem Wukirsari Cangkringan Sleman menolak untuk bertransmigrasi ke luar Pulau Jawa. Sebagian besar warga masih ragu akan komitmen pemrintah yang menjanjikan fasilitas dasar di daerah transmigran serta area penempatan yang akan mereka tempati.

Menurutnya, mereka akan mau bertransmigrasi asal dijadikan satu lokasi. “Tapi pemerintah menjawab tidak, nantinya akan dicampur (dengan warga asal daerah lain),” kata Dukuh Kaliadem, Sakijo saat ditemui di shelternya, di Shelter Gondang 1, Desa Wukirsari.

Kondisi itu membuat warga mengurungkan niatnya untuk mencontreng pilihan transmigrasi pada blanko yang dibagikan aparat pemerintah. “Kami semua sepakat akan mengajukan pilihan hunian tetap atau relokasi,” ujar Sakijo.

Sakijo menambahkan, warga Kaliadem tidak mungkin memilih rehabilitasi rumah lama, sebab erupsi Gunung Merapi telah menghancurkan rumah mereka. Lokasi Kaliadem hanya sekitar lima kilometer dari puncak Merapi.
Beberapa hari lalu Pemerintah Kabupaten Sleman membagikan blanko yang berisi, antara lain, spesifikasi rumah yang pernah dimiliki, kondisi rumah yang pernah dimiliki, jumlah ternak, harta benda, serta pilihan untuk ke depan. “Ada pilihan transmigrasi, relokasi, atau rumah yang lama direhabilitasi,” paparnya.

Sedangkan menurut Kepala Seksi Pengembangan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Sleman, Kelik, blangko digunakan untuk menampung aspirasi rakyat. Seandainya memang masyarakat semuanya menginginkan relokasi, pihaknya akan berusaha memenuhi.

Dalam sambutan acara penyerahan bantuan shelter dari program Satu untuk Negeri TvOne, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengatakan, ia akan kembali datang ke Shelter Gondang 1 pada akhir Apri mendatangl. “Nanti akan kita bahas bersama bapak dan ibu sekalian maunya apa? Mau tetap relokasi atau tidak. Bagaimanapun juga, itu harus tetap kita selesaikan,” kata Sultan.

Sultan meminta setiap kepala dusun mengumpulkan suara para warganya. Menghadapi pertemuan dengan Sultan, Sukijo dan warganya menyiapkan diri untuk menyuarakan kehendak mereka. “Warga kami lebih berminat untuk tetap tinggal di sini,” katanya. chol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s