Sumedang Mendapat Peringkat II di Jabar Dalam Pengelolaan PBB

Posted on Updated on

Bupati Sumedang DR. H. Don Murdono saat menerima penghargaan dan bantuan keuangan dari Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan yang telah berhasil dalam pemungutan dan pengelolaan administrasi pajak bumi dan bangunan PBB sektor pedesaan dan perkotaan tahun 2010

Kota Bandung, Buser Trans Online,.

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan menyerahkan penghargaan dan bantuan keuangan kepada pemerintah Kabupaten/Kota serta kantor pelayanan pajak pratama (KPP) yang sudah berhasil dalam pemungutan serta pengelolaan administrasi pajak bumi dan bangunan (PBB) sektor pedesaan dan perkotaan tahun 2010, penyerahan tersebut di lakukan pada saat apel pagi bertempat di halaman Gedung Sate Bandung yang diikuti 18 Bupati yang sudah berhasil dalam pengelolaan PBB, Senin (11/04).

Dalam sambutanya Heryawan mengatakan penerimaan perpajakan memiliki peranan strategis yang merupakan komponen terbesar sumber penerimaan dalam negeri guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan nasional. Setiap tahunya penerimaan pajak khususnya PBB mengalami kenaikan dalam pencapain target penerimaan dari sektor pedesaan dan perkotaan Kabupaten/Kota. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh potensi serta upaya pemungutan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang bersangkutan.

Secara pribadi serta atas nama pemerintah provinsi Jabar Ahmad Heryawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada 18 pemerintah Kabupaten/Kota serta 15 kantor pelayanan pajak pratama yang sudah berhasil meraih prestasi dalam pemungutan dan pengelolaan administrasi PBB sektor pedesaan dan perkotaan tahun 2010. Bantuan keuangan yang diberikan totalnya Rp. 4,5 M sedangkan tahun sebelumnya Rp. 2,5 M artinya tahun sekarang lebih besar dari sebelumnya.

Sementara itu Bupati Sumedang H. Don Murdono seusai menerima penghargaan bantuan dan keuangan sebagai peringkat II (kelompok II) sebesar Rp. 220 juta dan KPP Pratama Rp. 50. juta, mengatakan mendapatkan penghargaan di dalam peringkat bukan kali pertamanya tahun ini saja, tapi hal tersebut sudah menjadi kebiasaan masyarakat taat dalam membayar pajak “mereka sadar pentingnya membayar pajak, dan untuk memacu agar masyarakat taat pajak tentunya pemda memberikan rangsangan berbentuk reward”ujarnya.

Ditambahkan dia, bahwa ada kelas tersediri dai beberapa kecamatan mulai dari klaster A, B, C “jika klaster A kalah sama B itu perlu dipertanyakan, dengan klaster ini akan memacu mereka lebih berpartisipasi dalam penarikan pajak”tambahnya. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap taan membayar pajak sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang Drs. H. Zaenal Alimin, MM pihaknya akan memberikan hadiah kepada kecamatan yang lebih dahulu lunas dalam membayar pajak, namun dengan demikan ada perbedaan penilaian terhadap kecamatan lainya mana yang lebih dahulu mana yang belum masuk pajaknya, hal itu sudah ada ketepanya melalui peraturan Bupati.

Bagi pengelola di kecamatan memang sebelumnya mendapatkan reward/hadiah berbentuk uang namun tidak dibenarkan oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK) sebab yang menerima merupakan petugas aparatur Negara, sehingga rewardnya dirubah ke dalam bentuk barang yang diberikan berupa honor. “Mereka yang bertugas mendapatkan reward berupa honor yang merupakan hadiah yang sudah melaksanakan aktipitas dalam pelaksanaan pengumpulan pajak”jelasnya. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s