Kepala UPTD TK/SD Berang Mendengar Kasus SDN Dampit 1 Terus Dipermasalahkan

Posted on

Kab. Bandung, Buser Trans Online,.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK/SD dan PNF Kec. Cicalengka Kab. Bandung Drs. H. Adang Syafa’at tiba-tiba berang saat wartawan datang secara kebetulan bertemu di depan kantornya, Kamis (14/04) dengan wajah memerah serta bernada tinggi langsung melontarkan kata seolah menyuruh wartawan menyampaikan kata-katanya yang dimaksud “jig bejakeun ka Pa Dayun bongkar we sakola teh, warga pasti akan mempertahankan lamun di bongkar (sampaikan ke Pa Dayun bongkar saja sekolahnya warga pasti mempertahankan jika di bongkar #red)”ucapnya.

Bahasa tersebut seolah mengisyaratkan agar dibongkar kepada pemborong CV. Dayang Sumba (DS) terhadap tiga ruang SDN Dampit 1 Jl. Raya Curug Cindulang, Desa Dampit Kecamatan Cicalengka Kab. Bandung yang telah membangun sekolah pada tahun 2007, ketiga ruang diantaranya adalah ruang kelas, ruang kantor dan WC siswa, sampai saat ini ke tiga ruang tersebut menurut pengakuan pemborong belum di bayar sepeserpun dari pemerintah kepada pihak CV. DS.

Seketika itu wartawan langsung menjelaskan tujuan kedatanganya, lalu Adang masuk ke ruang kantornya yang diikuti oleh Buser Trans Online, di dalam ruang sempat dijelaskan maksud tujuan kedatangan wartawan bahwa akan mengkonfirmasi terkait prestasi yang di raih oleh salah satu sekolah di bawah tanggung jawabnya, namun sepertinya emosinya belum reda dan masih meluap-luap sehingga pembicaraan menjadi tidak konsentrasi, bahkan Adang terus menyinggung persoalan SDN Dampit 1 yang bermasalah.

Dia juga sempat mengaku pusing memikirkan SDN Dampit 1 yang permasalahanya tidak selesai, bahkan ancaman penggembokan sempat datang lagi dari pemborong beberapa waktu lalu hingga membuatnya harus datang ke sekolah walau sudah sore, selain itu persoalan berlanjut ke hukum hingga menurutnya menjadi tambah kerjaan mesti bulak balik datang ke Polda Jabar.

“Jika besok di bongkar pemborong, pemerintah bisa langsung membangunya lagi, tapi kalau dibongkar harus bisa mengembalikan kepada bangunan semula”tambahnya.

Tidak terima dengan sikap Kepala UPTD seorang wartawan cetak harian dari salah satu koran ternama di Jawa Barat yang bersamaan datang dengan Buser Trans Online langsung pulang dan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinanya, selain itu beberapa pihak terkait sempat dihubungi untuk menyampaikan kejadian tadi diantaranya Ketua Komisi D DPRD Kab. Bandung H. Arifin Sobari termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bandung Juhana. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s