Sidang Gratifikasi, Sogokan Terkuras Habis untuk Bayar Pulsa

Posted on

YOGYA, Buser Trans Onlie

– Eloks! Itulah komentar spontan Amier (23), pengunjung sidang perdana perkara gratifikasi Sekda (nonaktif) Bantul Gendut Sudarto. Pasalnya, di hadapan ketua majelis hakim Muh Nurzaman, terdakwa mengaku menghabiskan uang sogokannya sebesar Rp 500 juta hanya untuk membayar tagihan telepon seluler pascabayar. Ia juga mengaku melakukan 11 kali transaksi dalam kurun waktu tiga bulan.

Dalam sidang perkara gratifikasi buku ajar yang digelar pagi ini di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta itu, ia didakwa telah menerima bilyet giro senilai Rp500 juta dari perwakilan PT Balai Pustaka Murod Irawan.Tiga hari kemudian (15 April), bilyet giro itu dipindahbukukan ke dalam rekening nomor 030113043 Bank BNI milik terdakwa, sehingga uang tersebut sepenuhnya dalam penguasaan terdakwa.

Uang tersebut diduga sebagai hadiah atau suap atas pengadaan buku ajar senilai Rp39 miliar yang dianggarkan dalam lima tahun APBD Bantul. Jaksa Penuntut Umum Rini Triningsih juga mencatat ada 11 transaksi penarikan atau pembayaran yang berhubungan dengan uang hadiah tersebut. Mulai 15 April terdakwa menarik tunai Rp200 juta, 18 April tarik tunai Rp270 juta dan Rp600.000, 29 April tarik tunai Rp15 juta, 11 Mei tarik via ATM Rp1,2 juta.

Kemudian pada 11 Mei, 15 Juni dan 11 Juli, terdakwa membayarkan tagihan ponsel miliknya masing-masing Rp835.691, Rp981.744danRp1.185.308.”19 Juli terdakwa dua kali menarik tunai via ATM masing-masing Rp1 juta serta pada 26 Juli tarik tunai via ATM lagi sebesar Rp10 juta,”kata jaksa Rini.

Rini menegaskan,terdakwa setelah menerima uang dari Murod Irawan itu,ternyata dalam 30 hari kerja tidak melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperi yang diatur dalam Undang-undang. ”Perbuatan terdakwa sudah melanggar UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar,”tegasnya.

Lain halnya dengan pernyataan kuasa hukum terdakwa Achiel Suyanto. Dalam kaca matanya, kliennya tidak pantas dibawa ke meja hijau dalam dugaan tindak pidana.Menurut dia,hubungan terdakwa dengan ridwan_Murod Irawan hanya soal pinjam meminjam uang secara pribadi. “Soal pinjam meminjam itu kan murni perkara perdata,” kilah Achiel. chol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s