IPDN Antisipasi Gerakan Negara Islam Indonesia

Posted on Updated on

Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi kedua dari kiri saat bertemu dengan sejumlah wartawan di Kampus IPDN Jatinangor Sumedang

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Pergerakan Negara Islam Indonesia saat ini menjadi pembicaraan hangat sehingga menimbulkan keresahan dari berbagai kalangan tidak terkecuali pihak perguruan tinggi, kelompok radiakal yang mengatasnamakan Negara Islam Indonesia (NII KW 9) tersebut bisa mencuci otak orang yang akan direkrut masuk menjadi anggotanya, dan sasaranya adalah sebagian besar mahasiswa yang aktif di sebuah perguruan tinggi.

Dengan adanya penyusupan gerakan tersebut membuat kalangan kampus meningkatkan kewaspadaanya, tidak terkecuali pihak Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melalui Rektor I Nyoman Sumaryadi saat bertemu dengan sejumlah wartawan menegaskan, dari pantauan lembaga saat ini belum ada indikasi masuknya gerakan Negara Islam Indonesia (NII) ke kampus IPDN, serta tidak ada praja maupun pegawai kementrian dalam negeri yang bertugas di IPDN terlibat dalam gerakan tersebut.

Pihak IPDN Sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari sebelum dengan maraknya pemberitaan tentang gerakan NII KW 9 ”kami sudah meningkatkan kewaspadaan masuknya gerakan ini kedalam kampus, hingga saat ini saya belum menerima laporan adanya keterlibatan praja maupun pegawai kementerian dalam negeri yang bertugas disini”ungkap Rektor , Senin (9/05).

Dalam kesempatanya pihak lembaga telah menanyakan langsung kepada seluruh civitas akademi IPDN saat melakukan apel pagi dan dari situ tidak ada satupun yang menjawab terlibat dalam gerakan NII,  namun dengan demikian pihaknya selalu menghimbau kepada seluruh civitas akademika IPDN agar tetap waspada mengantisipasi penyusup yang mencoba masuk ke kampus.

”Memang pada tahun 2010 ada calon praja (capra*red)  yang berangkat dari daerah asal Nusa Tenggara Barat, kemudian hilang saat berada di Bandara Soekarno Hatta, namun satu bulan kemudian ditemukan di daerah salatiga Jawa tengah, sehingga lembaga terpaksa tidak bisa menerima calon praja tersebut”pungkasnya. (Kos/Buser Trans Online) 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s