Argo Lawu Bersarung Batik Langlang Jagad

Posted on Updated on

argo lawu/net.

YOGYA, Buser Trans OnLine

Tak mau ketinggalan kereta, PT KA (Persero) Daop VI Yogya pun melakukan terobosan dengan mendesain ulang kereta makan (KM) Argo Lawu. Tak tanggung-tanggung, kali ini desainnya lebih mengedepankan warna budaya lokal, yakni bermotik batik Langlang Jagad A.

     Selain KM Argolawu, pihak persero juga membatik KM pada KA Argo Jati jurusan Cirebon-Jakarta. KM Argo Jati bermotif Singo Barong. Rencananya, kereta kelas eksekutif Argo Lawu dengan rute Solo-Yogyakarta-Jakarta ini diluncurkan pekan depan. “Batik menggunakan teknik stiker printing yang dilaminasi dengan liquid couting,” kata pimpro dari PT Reska Multi Usaha PT KA (Persero) Guruh Arditama di Kompleks Stasiun Tugu Yogyakarta (11/5).

     Menurutnya, motif batik disesuaikan dengan rute KA yang bersangkutan.Untuk KA Argolawu, bagian dalam juga akan dibatik dengan motif kawung yang merupakan batik khas Yogyakarta. Setiap motif batik mempunyai nilai filosofinya masing masing.

     Soal tengat waktu, kata Guruh, untuk mendesain batik tersebut tak butuh waktu lama . “Pengerjaan batik pada gerbong KM hanya butuh waktu 6 jam,sedangkan membatik bagian dalam kereta hanya 5 jam,”ungkapnya.

     Sekretaris Umum Forum Komunikasi Budaya Indonesia- Internasional (FKBII) ini menambahkan, KA batik tersebut rencananya diluncurkan pada 18 Mei mendatang. Sejumlah menteri direncanakan hadir pada peresmian ini,antara lain Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik,Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar.

     Humas Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, dalam setiap pintu masuk KM tersebut terdapat gambar gapura atau pilar.Makna tersebut menggambarkan tentang empat pilar yang harus dimiliki PT KA (Persero),yakni keselamatan, ketepatan waktu, pelayanan dan keamanan.

     “Pilar tersebut sebagai komitmen kami kepada konsumen,”tegasnya seraya menambahkan, bahwa langkah mendesain dengan motif batik ini juga sebagai upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh dunia atau UNESCO.

     Dia berharap, dengan motif batik pada KM Argo Lawu maupun Argo Jati tersebut semakin mengokohkan batik sebagai milik bangsa Indonesia. Eko mengatakan,ada wacana motif batik tidak hanya pada KM,tetapi juga kereta penumpang lainnya.

     “Ini sebagai langkah awal, jika respons masyarakat bagus, tidak menutup kemungkinan satu rangkaian kereta akan didesain dengan motif batik,”jelasnya(11/5) . CHOL

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s