Herman Minta Perhatian Pemerintah

Posted on Updated on

Herman (63) Kuncen makam Eyang Prabu Dilayakusuma penyebar agama Islam, yang masih keturunan Sumedang.

Kota Tasikmalaya, Buser Trans Online

Herman adalah kuncen makan Eyang Prabu Dilayakusuma, letak makam di tengah obyek wisata Situ Geude Kelurahan Mangkubumi. Kota Tasikmalaya, mengharapkan perhatian pemerintah untuk kehidupan keseharianya, guna memenuhi kebutuhan hidup anak istrinya.

Selama 15 tahun, ia mengaku belum pernah ada bantuan dari pemerintah baik gaji maupun insentif lainnya, padahal, selain mengurus makam sejarah penyebar agama Islam, kehidupan keluarganya sagat berat dipikulnya.

kesehariannya sebagai buruh serabutan, Herman harus mengantar para penjiarah untuk tawasul ke makan kramat itu.

Lokasi makan Eyang Dilayakusuma berada di tengah obyek wisa Situ Geude Kota Tasikmalaya ramai dikunjungi wisartawan lokal,”apalagi hari hari libur,dari hasil penjualan tiketpun saya tidak anggarannya” lanjut Herman.

Sebagai kuncen ia menggaku sudah mendapat penghargaan dari pemerintah berupa selembar kertas penghargaan yang sekarang masih ada. (red/ Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s