KEJATI SUMBAR PERIKSA MANTAN WALIKOTA BUKITTINGGI

Posted on

Buser Trans, Sumatera Barat

Mantan Wali Kota Bukittinggi yang juga anggota DPR RI Djufri, tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan pengadaan tanah pembangunan gedung DPRD Kota Bukittinggi dan pool kendaraan dinas tahun anggaran 2007. diperiksa hampir tujuh jam lamanya.

Kedatangan Djufri ke Kejaksaan Tinggi (kejati) Sumatera Barat (Sumbar)  ini merupakan kehadirannya yang pertama,  setelah 2 kali tak datang memenuhi panggilan kejati,  Pemeriksaan hampir tujuh jam oleh tim penyidik Kejati Sumbar pagi tadi (12/5),  pemeriksaan dimulai pukul  09.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut  sebanyak 18 pertanyaan yang dilontarkan tim jaksa yang terdiri dari Idial, M. Irsal, Ronaldwin dan Ime Kirana.

Prediksi dari berbagai pihak, Djufri tidak ditahan, Djufri bersama dengan tim penasehat hukumnya meninggalkan ruang pemeriksaan di Kejati Sumbar bersama lima tim penasehat hukumnya, diantaranya Tumbur Simajuntak, Yanti S. Nurdin, Nelson Darwis, Ariadi Nasution dan Indah Dewi Yeni.

Pada Saat pemeriksaan Djufri,  Kajati Dr. H. Bagindo Fachmi sedang berada di Jakarta dalam rangka tugas di Kejaksaan Agung. “Sekarang Pak Kajati di Kejagung Jakarta untuk ekspose kasus Wakil Bupati Agam, Umar,” sebut Ikwan Ratsudy, kepada wartawan.

Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Tinggi Sumbar, Ikwan Ratsudy, pemeriksaan lanjutan terhadap Djufri akan dilakukan dalam waktu dekat. “Tim penyidik akan mempelajari hasil pemeriksaan hari ini dan melaporkannya kepada Kepala Kajati,” kata Ikwan.

Dalam Pantauan Buser Trans, saat meninggalkan Kejati Sumbar Djufri menebar senyum dan tawa kepada para wartawan yang menunggunya di luar ruang pemeriksaan. saat dikonfirmasi Djufri menyatakan, “Tanya pada Pak Jaksa saja, saya sudah jelaskan semuanya,” ujarnya sambil berlalu dari Kejati Sumbar.

Sebagaimana diberitakan dibeberapa media di Sumbar, Anggota DPR RI yang juga mantan Wali Kota Bukittinggi ini, kehadirannya di Kejaksaan Tinggi Sumbar bukan untuk kunjungan kerja, akan tetapi dalam kapasitasnya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi kegiatan pengadaan tanah pembangunan gedung DPRD Kota Bukittinggi dan pool kendaraan dinas tahun anggaran 2007.

Humas Kejati Sumbar, Ikwan Ratsudy kepada wartawan mengatakan, pemanggilan kali ini merupakan yang ketiga terhadap mantan walikota Bukittinggi, ini baru kali pertama Djufri memenuhi panggilan kejati dan Djufri datang bersama enam orang rombongan dari Jakarta untuk memenuhi panggilan kejaksaan tinggi Sumbar dengan mempergunakan mobil Alfard hitam. (Donny D. Osmond Sumatera Barat).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s