Kimrum Jabar Panggil Camat, Terkait Rusunawa Rancaekek

Posted on Updated on

Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang kini tengah dibangun di Kp. Cipanas, Desa Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung Menurut Kades Cangkuang, Sobana ilegal dan ber-IMB bodong.

Kota Bandung, Buser Trans Online,.

Permasalahan yang proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang kini tengah dibangun di Kp. Cipanas, Desa Cangkuang, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung ilegal dan ber-IMB bodong. Hingga saat ini terus bergulir sebab selama ini proyek tersebut dianggap illegal oleh Kepala Desa Cangkuang, namun bantahapun langsung disampaikan oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan (Kimrum) Jabar. Seluruh prosedur mulai dari pengajuan rencana mendirikan rusunawa hingga proses IMB keluar sudah selesai dilaksanakan sebelum pengembang melakukan pembangunan.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis tuduhan Kepala Desa Cangkuang, Sobana yang mengatakan proyek rusunawa Rancaekek ilegal. Kalaupun ada IMB-nya maka IMB tersebut tergolong bodong.  “Ilegal dan bodong apanya? Toh semua prosedur sudah kami tempuh. Kami mempunyai semua berkas proses pembangunan proyek-nya mulai dari ajuan pembangunan, pembebasan lahan, izin penggunaan dan pemanfaatan lahan, UKLP/UPL, izin dari  warga sekitar, site plane, hingga IMB. Prosenya mulai Maret 2010 hingga 7 Februari 2011,” ungkap Kabid Perumahan Dinas Kimrum Jabar, Bambang Rianto di ruang kerjanya, Jln. Kawaluyaan, Bandung, Selasa (31/5). Menurutnya, proses perizinan dilakukan terhadap sejumlah pihak mulai Bupati Bandung hingga organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung. Termasuk izin warga melalui surat pernyataan yang dibubuhi tandatangan dari
warga dan diketahui oleh kepala desa, dan camat.

“Semua berkas pembangunan rusnuawa Rancaekek ini sudah ada di kami. Kami tidak akan gegabah melaksanakan proyek ini, begitu pun Pemkab Bandung. Kami tidak akan membangun proyek jika izin-izinnya belum selesai,” tegas Bambang.

Bahkan ujarnya sebelum proses pembangunan pihaknya pernah mengundang warga sekitar rusunawa, tokoh masyarakat, dan muspika setempat untuk berdialog. Hasil pertemuan tersebut warga menyetuji didirikan rusunawa.

Dikatakan, rencananya di daerah tersebut akan dibangun 6 twins tower rusunawa lengkap dengan fasilitaas umun dan sosialnya, seperti masjid dan sarana olahraga.  Rusunawa tersebut diperuntukkan bagi masyarakat sekitar dan para pekerja industri di wilayah Rancaekek. Saat ini, pihaknya baru membangun satu tower yang pembangunannya baru mencapai 50 persen.

“Enam twins block itu terdiri dari empat dari kementrian Pekerjaan Umum (PU), dua dari kementrian perumahan rakyat. Tahun ini kami hanya akan membangun satu twins block saja, sisanya akan diselasaikan pada tahun 2012. Lahan yang digunakan untuk membangun 6 tower rusunawa sekitar 3,8 hektar. Lahan yang digunakan adalah lahan milik provinsi sehingga yang melaksanakannya juga provuinsi, meskipun anggaran untuk pembangunan konstruksinya berasal dari dana APBN,,” jelasnya.
Disinggung tanah carik desa di sekitar rusunawa, Bambang menjelaskan pihaknya
berencana akan memberikan kompensasi kepada pemerintah setempat. Di antara tanah carik desa yang terkait dengan proses pembangunan proyek rusunawa adalah jalan. Namun, pihaknya belum memutuskan jenis kompensasinya. Apakah melalui ruislag atau memberi kompensasi ke kas desa.
“Kami memang berencana akan memberikan kompensasi ke pemerintah desa setempat, namun nanti setelah rusunwa beropersi. Untuk mengklarifikasi masalah ini, kami besok (1/6) akan mengundang camat, kades, dan sejumlah pihak yang terlibat. Sebab untuk memutuskan hal ini harus atas persetujuan semua pihak terlibat. Namun selama ini berdasarkan laporan kontraktor, mereka sudah 
memberikan kompensasi ke pemerintah setempat.,” kata Bambang. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s