Mantan Walikota Bukittinggi Djulfri Kembali Dipanggil Kejati

Posted on

Sumatra Barat, Buser Trans Online

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar kembali akan memeriksa anggota Komisi II DPR RI H. Djufri. Mantan Walikota Bukittinggi itu akan diperiksa untuk kedua kalinya, Rabu, 8 Juni mendatang. Surat panggilan kedua sudah dilayangkan kejati kepada Djufri.

“Ya kami telah melayangkan surat panggilan kedua kepada Djufri. Rencananya akan diperiksa Rabu, 8 Juni 2011 mendatang,” kata Kajati Sumbar, Dr. H. Fahmi, S.H., M.H., kepada wartawan usai melantikan Firman Syah sebagai Kajari Pariaman menggantikan Abu Zanar yang dipromosikan menjadi Aspidum Kejati Banten, Jumat (27/5).

Ditambahkan Fachmi pemeriksaan kedua nanti akan melengkapi kekurangan pada pemeriksaan pertama, Kamis (12/5) lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya , mantan Walikota Bukittinggi yang sekarang anggota Komisi DPR RI tersebut, tiba di Kejati Sumbar, Jalan Pancasila 16 Padang, Kamis (12/5) sekitar pukul 09.22 WIB. Dengan tenang, tetap tersenyum dan tidak menunjukan kelelahan bersama pengacaranya, melenggang pulang dari ruang pemeriksaan, ruang Aspidsus, sekitar pukul 14.20 WIB. Puluhan wartawan media cetak maupun elektronik yang setia menunggu sejak pagi ‘menyerbu’ mantan orang pertama di Kota Bukittinggi itu, namun, Djufri hanya memberikan senyuman saja.

Hanya pengacaranya, Tumbur Simanjuntak dan Nelson Darwis saja yang memberikan keterangan kepada jurnalis. “Panggilan pertama tidak sampai, panggilan kedua untuk pemeriksaan tanggal 28 April sampai tanggal 26 April sementara klien kami menyiapkan diri untuk tugas perjalanan ke India yang merupakan tugas negara juga. Lalu kami minta pengunduran hari ini. Dalam pemeriksaan tadi Pak Djufri dicecar 18 pertanyaan,” kata Tumbur Simanjuntak didampingi rekannya, Nelson Darwis kepada wartawan. Hanya ada kata “Assalamualaikum” yang diucapkan Djufri sebelum naik ke mobil Nissan Serena Hitam BA 1067 BS yang membawanya meninggalkan Kantor Kejati Sumbar dan ada lima pengacara yang mendampingi Djufri kemarin, mereka adalah Nelson Darwis, Tumbur Simanjuntak, S. Yanti Nurdin, Anisda Nasution dan Indah Dewi Yani. (Donny D. Osmond Sumatera Barat).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s