Demi Kemanusiaan, Kades Bangun SLB

Posted on Updated on

Pengurus SLB ABCD Al-Paza beserta para muridnya saat poto bersama seusai memberikan bantuan 2 unit kursi roda

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Sekolah Luar Biasa (LSB)  ABCD Al-Paza yang beralamat di Jl. Dalem Tanubaya Kp Manabaya Rt1/6 Desa Sindangpakuon Kecamatan Cimanggung Sumedang mendapatkan bantuan dari salah seorang pengusaha asal Jakarta berupa dua unit kursi roda bagi siswa sekolah tersebut.

Menurut Pendiri SLB, Moch Yusup sekaligus Kepala Desa Sindangpakuon Cimanggung seusai menyerahkan dua unit kursi roda, Kamis (9/6) berawal berdirinya SLB dari keprihatinanya kepada anak-anak yang secara pisik menderita kekurangan sehingga dirinya bertekad untuk membuatkan sekolah bagi mereka, meskipun diakuinya untuk membuat sekolah terkendala dengan keterbatasan dana sekalipun ada beberapa temanya sesekali memberikan bantuan.

Berkat dukungan dan perhatian berbagai pihak akhirnya sekolah tersebut bisa berdiri hingga sampai saat ini sudah berjalan 11 bulan, mereka ditampung di sebuah bangunan dari bambu berukuran 6×6 M dengan jumlah 13 murid dibantu oleh 3 stap pengajarnya .

Semua murid SLB tidak dipungut bayaran, namun para pengajarnya diberikan honor oleh pemilik sekolah itupun masih menggunakan uang pribadi, “Kami minta do’a restu dari semua pihak serta dorongan terutama pemerintah agar sekolah ini bisa berjalan dengan lancar, sebab niat kami adalah membantu mereka serta orang tuanya yang tidak mampu”ujar Yusup.

Ditambahkanya, jika mereka punya keahlian diharapkan tidak lagi menjadi beban bagi orang tuanya. Pada umumnya mereka yang bersekolah mengalami gangguan keterbelakangan mental, tuna rungu juga tuna wicara.

Sementara itu Kasie Sosial Kecamatan Cimanggung H. Agus Munajat saat berada dilokasi mengatakan bahwa apa yang dilakukan Moch Yusup yang kebetulan juga menjabat Kepala Desa merukan contoh bagi kita semua, bahkan dengan suka rela pihaknya mau membatu warganya yang tidak mampu dan mempunyai anak dari segi pisik kekurangan agar bisa diberikan pendidikan yang layak.

Dari data yang ada di Kecamatan Cimanggung orang-orang yang menderita gangguan keterbelakangan mental berjumlah 45 orang, diharapkan mereka bisa ditampung disekolah dengan kapasitas lebih banyak, bahkan  ijin operasional untuk SLB ABCD Al-Paza sudah masuk ke Dinas Pendidikan propinsi Jawa Barat untuk diproses lebih lanjut. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s