Penyergapan Tiga Wartawan Menjadi Perhatian Berbagai Pihak

Posted on Updated on

inilah lokasi pengerjaan proyek yang berujung kepada penyergapan tiga wartawan oleh segerombolan yang di duga preman seusai pengambilan gambar

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Kasus intimidasi preman proyek galian terhadap tiga wartawan di persimpangan jalan Parakanmuncang-Cimanggung, Kp. Cicabe, Desa Cikahuripan, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang, Selasa (7/6) pukul 14.00 tepatnya di depan rumah pribadi Kepala Desa Cikahuripan saat melaksanakan tugas jurnalistik kini menjadi perhatian semua pihak, bahkan salah satu stap dilingkungan Kementrian Dalam Negeri mempertanyakan kejadian tersebut serta langsung menelepon salah satu wartawan Buser Trans Trans Online, dan menanyakan kronologis awal kejadianya.

Selain itu salah ada salah satu organisasi serikat buruh menaruh perhatian terkait insiden yang menimpa wartawan, tidak kurang juga beberapa gerakan pemuda dan tokoh masyarakat ikut mempertanyakan.

Hal itu justru merupakan satu tamparan bagi penegak hukum, pasalnya tudingan miring yang dilontarkan beberapa pihak yang mengarah kepada tingkat keamanan serta penertiban preman, sejauh mana langkah tindakan hingga ada sebuah proyek  justru dikuasai orang yang tidak bertanggung jawab alias preman, jika memang proyek tersebut statusnya legal kenapa harus ada penjagaan oleh preman.

Salah satu tokoh pemuda Cimanggung Dedi Sutardi (40) mengatakan, Kamis (9/6) pihaknya sangat menaruh perhatian penuh dengan insiden penyergapan tiga wartawan oleh segerombolan preman, jika memang dipandang perlu pihaknya akan mengecek dan turun ke lapangan “jujur saja saya belum pernah turun ke proyek tersebut, saya khawatir ada pihak-pihak yang bermain di dalamnya”ujarnya.

Sementara itu Ijang Sarifudin salah satu Aktifis Kecamatan Cimanggung, mengatakan dengan kejadian tersebut terlepas dari semua itu dirinya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di daerahnya. Diharapkan peran pasilitasi dari unsur  terkait bisa menjembatani minimal dari sisi informasi agar jelas apa yang terjadi sebenarnya.

Dengan demikian diharapkan dengan kejadian tersebut  penegak hukum segera mengambil langkah agar preman tidak malah dijadikan peluru dan akhirnya bisa nyasar kemana-mana tanpa arah yang pasti dan akhirnya masyarakat mejadi resah. (Red/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s