LSM Tuding Kinerja BPN Sumedang Bokbrok

Posted on Updated on

Kepala BPN Kabupaten Sumedang DR. Aslan Noor, SH. MH. SPi
Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.
Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Sumedang kini
menjadi sorotan beberapa pihak, diantaranya  Roni Sulferino dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gerakan
Masyarakat Pasundan Peduli Lingkungan (GMP2L) kinerjanya tidak memuaskan, saat
ini pihaknya sedang melakukan legitasi ke BPN.

Dikatakanya, ada beberapa temuan dalam pelayanan penanganan
pemohon balik (roya) yang berkaitan dengan peningkatan, split/pemecahan
tidak sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP). Profesional Pejabat
Pencatat Akte Tanah yang di bina BPN hanya sebatas dilantik, “banyak akte yang
bermasalah, terbukti dari sekian pemohon sertipikat menumpuk,”ujar Roni saat di
temui di Jatinangor, Kamis, (23/06).

Ditambahkan dia, dengan kejadian tersebut banyak masyarakat
menjadi marah sehingga ada beberapa warga yang ingin bertemu langsung dengan
Kepala Badan Pertanahan Nasional Kab. Sumedang  untuk menanyakan hal tersebut kenapa ada keterlambatan serta birokrasinya yang berbelit. “Lucunya baru tahun ini di kantor BPN ditempatkan satpam yang tidak bersertipikat hanya untuk mengurus sirkulasi parkir saja,”tambahnya.

Selain itu banyak oknum pegawai BPN yang malah justru tidak
bertanggung jawab, setelah dititipi sejumlah uang tidak sesuai Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP) dengan aturan bea sebenarnya. “Haruskah orasi sejumlah Notaris di hadapan Kakanwil, tetapi sayangnya masyarakat asli sumedang tidak suka demo ataukah situasi pejabat BPN hanya strategi demi menutupi sirkulasi uang masuk ke Negara,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Sumedang  DR. Aslan Noor, SH. MH. SPi saat dikonfirmasi tidak membenarkan jika apa yang ditudingkan LSM bahwa kinerjanya tidak memuaskan, menurutnya hingga sampai hari ini kenerja sedang dalam pembenahan di internalnya sendiri, dan tunggakan  kerja yang 96 persen sudah mulai bergerak, “hanya sistem saja, kami sendiri sekarang sedang dalam pembenahan para petugas dilingkungan BPN bahkan bisa dikatakan 60 sudah bisa diatasi,” jawabnya.
Diakuinya, pihaknya saat ini sedang dalam pembenahan internal dan tetap akan kerjasama dengan berbagai pihak, jika diperlukan tentunya di struktural internal ada perubahan sesuai kemampuan sumberdaya manusianya, “jika memang ada masyarakat yang dirugikan tentunya boleh mengajukan ke kantor kami jangan disulitkan dengan wacana dan propokasi-propokasi”tutupnya. (Kos/Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s