Nyaris Menimpa Rumah Warga, Tiang Pancang Proyek Apartemen Pinewood 2 Kali Terputus

Posted on Updated on

Tiang pancang proyek pembangunan Apartement Pinewood di lokasi perbelanjaan Jatos Jatinangor 2 kali terputus nyaris saja menimpa rumah warga

Kab. Sumedang, Buser Trans Online,.

Perasaan was-was dan takut menyelimuti warga sekitar yang berdekatan dengan proyek pembangunan rumah susun (apartemen pinewood) yang satu lokasi dengan pusat perbelanjaan Jatos Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor, apa yang menjadi ketidaknyamanan warga sekitar memang cukup beralasan sebab untuk yang ke duakalinya besi beton yang akan di angkat talinya putus sehingga besi-besi yang sempat diangkat kembali berjatuhan di ketinggian 30 meter, Jum’at (24/06).

Kejadian yang sama juga terjadi beberapa bulan ke belakang bahkan nyaris saja menimpa rumah warga, saat molen untuk membuat adukan semen terjatuh karena beban terlalu berat sehingga tali pengangkatnya putus, beruntung insiden tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.

Warga yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan proyek tersebut bernama Dadang (30) merasa tidak nyaman jika malam datang sebab dirinya selalu dihinggapi rasa takut dan terbayangkan seandainya ada barang jatuh serta menimpa rumahnya saat keluarganya terlelap tidur “bila malam tiba kami tidak bisa tidur nyaman sebab takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan terbayang jikan ada yang jatuh hingga menimpa rumah kami”ungkapnya.

Dirinya berharap, jangan sampai terjadi lagi benda jatuh di proyek tersebut untuk yang ke tiga kalinya, pengembang sendiri seharusnya memperhatikan tingkat keamanan serta harus teliti dalam pengecekan alat-alat penunjang sarana dan prasarana kerjanya agar aman bagi warga sekitar serta para pegawainya sendiri.

Sementara itu kepala Desa Cikeuruh Ade Rahmat saat dikonfirmasi membenarkan adanya besi besi yang jatuh pada Jum’at sore (24/06), kejadian tersebut merupakan yang ke dua kalinya dengan menimbulkan suara dan hantaman yang cukup keras, sehingga warga sekitar yang kebetulan mendengarnya merasa kaget.

“Kejadian jatuhnya barang dari ketinggian yang berasal dari proyek rumah susun, itu yang kedua kalinya…….. sedang yang pertama hampir saja menimpa rumah warga, seharusnya ada antisipasi jangan sampai talinya putus, mungkin saja saat menarik barang ke atas bebanya terlalu berat lalu talinya putus”ungkapnya.

Saat disinggung mengenai adanya keresahan dari warganya,yang menghawatirkan keselamatan rumah dan jiwanya. Ade menganggap hal itu bisa terjadi mengingat setiap kali ada benda jatuh dari atas bekas tanah yang tertimpa beton menimbulkan kedalaman cukup dalam.

“Mungkin warga membayangkan bagaimana kalau beton tersebut menimpa rumahnya, nimpa tanah aja bisa berlubang,”tambahnya.

Humas Apartemen Finewood Irda saat dikonfirmasi masalah tersebut mengaku hal itu bukan wewenangnya karena uruasan tiang pancang merupakan bagian dari pengerjaan pengembang.

“Untuk masalah ini saya no comment,yang punya wewenang PT Wika,”ujarnya.

Kapolsek Jatinangor  Kompol Sujoto saat dikonfirmasi lewat ponsel pihaknya tidak mendapatkan laporan terkait putusnya tali tiang pancang, namun jika ada warga yang merasa dirugikan lalu melaporkanya ke kepolisian tentunya pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut “jika memang benar ada tali tiang pancang yang putus itu kan masih di lingkungan proyek, namun jika ada warga yang melapor dan merasa dirugikan tentunya kami akan segera memprosesnya”tegasnya. (Kos/Buser Trans Online)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s