PESAWAT JATUH SAAT AKROBAT, PILOT TEWAS

Posted on Updated on

Bangkai Pesawat jenis Krestein Eagle (kupu-kupu) yang jatuh di perumahan penduduk, Tunggul Hitam, Padang.

Sumatera Barat, Buser Trans online

Minang Aero Sport Show (MASS) dan Sumbar Expo 2011 digelar di Bandara Tabing Padang untuk yang pertama kalinya di Sumatera Barat, Pembukaan ditandai pemukulan beduk oleh Gubernur, Irwan Prayitno bersama Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Tabing, Letkol Penerbang Awang Kurniawan, Rabu (22/6). MASS ini diikuti 150 peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Malaysia, Singapura, Thailand dan Australia.

Terlepas dari semua itu, acara yang baru pertama kali diadakan di Padang ini, dinilai bagus untuk promosi wisata. Bahkan Gubernur Irwan Prayitno menjanjikan akan menganggarkan untuk iven kedua tahun depan dalam APBD Sumbar.

Dalam pertunjukan akrobatik para peserta menunjukan kebolehannya dalam atraksi di udara, namun malang bagi Pesawat jenis Krestein Eagle (kupu-kupu) tersebut dengan pilot Kolonel (Purn) Zakaria Shaleha asal Malaysia jatuh di perumahan penduduk, Jalan Galaxy, Tunggul Hitam, Padang.

Saat melakukan atraksi akrobatik Minang Aero Sport Show 2011, Kamis (23/6) sekitar pukul 17.00 WIB, para penonton terpukau dengan atraksi  yang di lakukan pesawat kecil itu, dan secara tiba – tiba pesawat berwarna putih dengan nomor landing N21H tersebut  menukik ke bumi, badan pesawat bergetar dan tidak mampu lagi untuk terbang. Pesawat jatuh menghantam pohon salah satu rumah warga di komplek TNI AU.
Warga yang melihat kejadian itu hanya bisa terpana dan kemudian berlarian ke lokasi jatuhnya pesawat. Puluhan personel TNI AU, kepolisian dan tim SAR langsung memberikan bantuan.
Pilot pesawat Kolonel (Purn) Zakaria Shaleha terjepit dikeluarkan dari pesawat dan dibawa ke Rumah Sakit M Djamil Padang. Namun, setiba di rumah sakit, pilot asal Malaysia itu menghembuskan napas terakhir. Korban tewas Kolonel Zakaria, tak lain pilot Angkatan Udara (AU) Tentara Diraja Kerajaan Malaysia. Ia bermanuver di udara dengan pesawat lain bersama rekan dari AU Malaysia, Letkol Amran.

Walikota Padang Fauzi Bahar mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa yang menimpa peserta Minang Aero Sport Show 2011 ini, penyebab pesawat itu jatuh, masih dalam penyelidikan petugas, kata Fauzi.
Namun, dugaan sementara mesin pesawat mati saat menjulang di angkasa. Selain walikota, Kapolresta Padang Kombes M Seno Putro juga terlihat di lokasi kejadian. Meski pun terjadi kecelakaan acara tetap dilanjutkan hingga 26 Juni mendatang. (Donny D. Osmond)

Bangkai Pesawat jenis Krestein Eagle (kupu-kupu) yang jatuh di perumahan penduduk, Tunggul Hitam, Padang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s