Catut Nama Kepala BKD, Calon PNS Tertipu

Posted on Updated on

Kab. Binggai Sulteng, Buser Trans Online

Nasib malang yang menimpa, Sumiati dan Samra, mereka adalah guru honor di SD Inpres Kamiwangi Desa Kamiwanggi Kecamatan Toili Barat. Menurut Sarma dirinya merasa tertipu setelah ada informasi mengenai penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS), demi melancarkan masuk PNS dan memuluskan pengurusan data base kedua korban tersebut dipertemukan dengan Muhlis Makuraga oknum Mantan Pegawai Bawasda yang kini menjadi stap umum di kantor Bupati Kab. Binggai oleh oknum Kepala Sekolah SD Inpres berinisial IT.

Dalam pertemuan tersebut Muklis berjanji kepada korban untuk memuluskan masuk PNS dengan iming-iming dan janji muluknya korbanpun diyakinkan bahwa Juanda Balahanti SH Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Binggai sudah mengetahuinya sehingga merekapun tergiur untuk menerima tawaranya. “Kami menerima tawaran tersebut setelah ada jaminan dari Muklis bahwa kepala BKD sudah mengetahuinya”ujarnya.

Apa yang ditawarkan Muhlis tentunya harus ada konsekwensinya, merekapun harus menyetorkan uang masing-masing Rp. 60 juta/orang, karena tidak punya uang sebesar itu akhirnya niat untuk masuk PNS diurungkanya.

Meskipun Sumiati dan Samra sudah mengatakan tidak mempunyai uang, namun Muhlis tidak mundur begitu saja kedua orang tua korban sempat dirayunya agar bisa mengeluarkan uang untuk mengurus anaknya agar lolos dan bisa masuk PNS. “kamipun akhinya mau menerima tawaran dengan perjanjiansegel serta kwitansi, “ungkap salah satu korban saat di temui di rumahnya, Selasa (05/07).

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Binggai Juanda Balahanti SH saat dikonfirmasi pihaknya tidak pernah memberikan arahan kepada orang bernama Muklis jika ingin jadi PNS harus menyetorkan sejumlah uang. “Kami siap menindak oknum yang mengatasnamakan saya untuk meminta sejumlah uang kepada orang yang ingin jadi PNS, jika memang ada yang seperti itu kami siap menindak orang-orang yang tidak bertanggung jawab”tegasnya.

Sejauh ini oknum pegawai bawasda bernama Muhlis sulit di temui setelah tersiar kabar bahwa dirinya telibat pencaloan PNS, bahkan menurut teman sekantornya Muklis sudah beberapa hari ini tidak pernah masuk kantor. (Nurnaz/ Buser Trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s