Gubernur Banten Didesak Copot Dalang Penganiayaan Ketua LSM GEPAK

Posted on

Banten, Buser Trans OnLine

Diperkirakan aksi 24 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menamakan diri  Solidaritas Aktivis Anti Kekerasan merupakan buntut dari pada penganiayaan yang dilakukan oknum aparat yang mengaku dari TAMAN (Kopasus, Red) terhadap rekan kami, yaitu; Ketua DPW LSM GEPAK Banten, Eman Suryaman SE dikediamannya, Perumahan Grya Lopang, Pkl 23.00 Wib, Sabtu (02/07) salah satu bentuk solidaritas dari para Ketua / Direktur Eksekutiv LSM se-Banten, khususnya Kabupaten/Kota Serang.

Tujuan aksi unjuk rasa yang kami lakukan adalah untuk mengusut pelaku dan dalang dibalik penganiayaan yang menimpa Eman, ungkap Direktur Eksekutif LSM GASAK (Gerakan Sikat Koruptor) Banten, Ijul kepada Wartawan Aspirasi Rakyat saat-saat menjelang aksi di titik simpul Stadion Maulana Yusuf, Selasa (06/07) baru-baru ini. Setibanya di Depan Kantor Dinas Marga Dan Tata Ruang provinsi Banten, ratusan massa Solidaritas Aktivis Anti Kekerasan langsung menggelar aksinya. Suara lantang yang dilontarkan LSM RI, Gasak dan BAKKAR menentang intimidasi dan penganiayaan terhadap penggiat pergerakkan dan mengutuk perlakuan tindak kekerasan apalagi itu didalangi oknum pejabat. Eman yang menjadi korban penganiayaan dalam orasinya mengungkapkan teror yang dialaminya sejak melakukan aksi pertama hingga mendapat perlakuan penganiayaan yang dilakukan dua oknum aparat yang mengaku dari Taman terkait aksi unjuk rasa keduanya yang akan dilakukan Senin, 05/07 ke DBMTR. Dalam aksi itu, massa mencoba menerobos masuk. Namun, mendapat pengawalan ketat dari Dalmas Polres Serang, sehingga terjadi aksi dorong massa Solidaritas Aktivis Anti Kekerasan dengan barisan Dalmas Polres Serang. Akibat aksi dorong-dorongan itu, salah satu massa pengunjuk rasa, Uju jatuh dikerumunan massa, langsung diamankan rekan-rekannya. Ketua Umum ABM (Aliansi Banten Menggugat) Banten, Kamaludin sebelum mengurai inti pergerakkan Solidaritas Aktivis Anti Kekerasan, dihadapan massa pengunjuk rasa, Kamal meneriakkan kecaman menghentikan intimadasi… , kekerasan dan Penganiayaan di ranah Banten, tegasnya Kamal menyuarakan kesepakatan Solidaritas bahwa cara-cara kekerasan adalah bar-bar tidak intlektual sangat mirip dengan sifat binatang, jika dugaan kami benar bahwa Kepala Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang Banten dalang dibalik tindak kekerasan ini, maka tidak ubahnya binatang, bahkan mungkin lebih rendah dari binatang, malulah kau dan mundur saja dari jabatan. Kepada Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah SE tidak malukah memiliki bawahan yang diduga mendalangi kekerasan terhadap pemantauan aktivis. Demi keadilan dan tegaknya Demokrasi supermasi sipil, kami mendesak Gubernur Banten agar segera memecat oknum pejabat yang terlibat atau yang mendalangi kekerasan ini. Dan aparat hukum Kepolisian RI untuk menyelesaikan tugasnya menuntaskan kasus yang menimpa saudara Eman Suryaman SE agar diungkap setuntas-tuntasnya dan membongkar siapa dalang dibalik peristiwa penganiayaan ini, tandasnya. Para pejabat DMBR Banten tidak berkenan melakukan audiensi, akhirnya massa Solidaritas Aktivis Anti Kekerasan pun membubarkan diri, hal yang sama para wartawan yang memantau jalannya aksi unjuk rasa tidak mendapat klarifikasi lewat jumpa pers (Binsar Gultom/Buser Trans OnLine)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s