Kadinkes Bantah Tudingan Korupsi

Posted on

Kab. Mamuju Utara, Buser Trans Online,.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat dr Alif Satria bantah tudingan korupsi terhadap dirinya terkait adanya transper uang dari orang bernama Ibrahim yang menjabat bendahara di lingkungan dinas kesehatan senilai 20 juta serta pada bulan Desember 2010 di transper kembali uang sebesar 40 juta, nmun diakuinya dana yang di trensper tersebut merupakan dana SPPD (dana perjalanan dinas).

Menurut Alif munculnya pemberitaan di beberapa media serta dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) spontan membuatnya terganggu dengan isyu tersebut, sebab belum ada bukti yang mengarah kepad dirinya bahwa dirinya terlibat kasus korupsi. Hal tersebut dikatakanya saat di konfirmai Buser Trans Online dikediamanya “ semua tudingan tersebut tidak benar, dan saya justru yang difitnah, jika saya terbukti melakukan korupsi pastinya saya, sementara banyak yang sudah terbukti bahkan dijadikan tersangka malah ditenggelamkan beritanya dan belum diusut tuntas,“ungkap Dr.Alif dengan nada sedikit kesal.

Ditambahkanya, dirinya bekerja untuk masyarakat serta digaji oleh Negara ,demi rakyat dan untuk melayani rakyat Kab. Mamuju Utara, “kenapa saya harus menyalah gunakan jabatan serta menyia nyiakan harapan masyarakat, bila saya melakukan dan terbukti, maka saya siap untuk ditahan”tambahnya.

Dijelaskn juga bahw dana yng di trasper bendahara dinkes ada bukti transfer, namun itu adalah dana perjalanan dinas (SPPD), “saya sibuk menghadiri pertemuan rapat kerja di Jakarta, dan itu tak lain menyangkut dinkes, bila saya kehabisan dana di Jakarta dan tidak ditransfer ,maka apa yang saya harus lakukan, semua pertanggung jawaban keluar kota dilengkapi dengan pembuktian ,tiket,sewa hotel ,makan dll tercantum jelas pada pertanggung jawaban dibendahara” ungkapnya lagi.

Dengan demikin polemik ini sangat membuatnya lebih berhati-hati serta waspada dalam mengelola manejemen keuangan baik unit pelayanan,pengelolaan proyek tender obat-obatan, infrastruktur pembangunan pustu, puskesmas,dan pengadaan alat kesehatan agar kedepannya lebih dipermantap sesuai prosedur aturan juknis kepres 80 tentang proses tender yang dikerjakan, agar tidak ada kesan memanfaatkan uang rakyat.

Pihaknya menginginkan adanya kroscek jika memang ada pemberitaan miring terhadap dirinya agar permaslahanya lebih jelas serta akurat, namun dirinya mengakuninya bahwa dirinya masih ad kekurangan, tetapi jangan sampai pemberitaan mengada-ada sehingga membuatny jadi jelek nama baiknya “jika mencemarkan nama baik yang tidak betul sumbernya, tuntutan balik akan mengarah kepada hukum sesuai yang berlaku”tutupnya. (NurNaz/Buser trans Online)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s