SUMBAR KEMBALI MUSNAHKAN NARKOBA DAN MIRAS

Posted on

Sumatera Barat, Buser Trans Online

Pemerintah Provinsi Sumbar bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar, Polda Sumbar, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar, memusnahkan sebanyak 55 kg ganja, 17,50 gram sabu dan 15 dus minuman keras (miras) dari berbagai jenis, narkoba dan miras ini adalah sisa barang bukti (BB) dari aneka kasus yang terjadi di Sumbar. Ini merupakan BB yang dikumpulkan dari 9 Kejaksaan Negeri di Sumbar sejak akhir tahun 2010 hingga pertengahan 2011. barang haram tersebut  dimusnahkan di halaman kantor Gubernur Sumbar, Rabu (06/07).

Narkoba jenis ganja dan sabu dimusnahkan dengan cara dibakar dalam drum. Sementara, miras digiling dengan alat berat. Pemusnahan barang haram itu dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar, Polda Sumbar, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar.

Kasi Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Tindak Pidana Umum Kejati Sumbar, M Hanafi menjelaskan bahwa ” Ganja dan sabu yang dimusnahkan ini, merupakan BB yang dikumpulkan dari 9 Kejaksaan Negeri di Sumbar sejak akhir tahun 2010 hingga pertengahan 2011 ini.
Sementara, Pjs Direktorat Narkoba Polda Sumbar AKBP Alidison mengungkapkan, selama 4 bulan terakhir, pihaknya sudah menangani 149 kasus narkoba. Sebelumnya, pada tahun 2009 pihaknya menangani 335 kasus dan tahun 2010 menangani 321 kasus narkoba.

“Sepanjang 2011, kita juga berhasil menemukan dua ladang ganja di wilayah Sumbar. Ladang itu ditemukan di daerah Painan Kabupaten Pesisir Selatan seluas 0,25 Ha dan di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci seluas 2 Ha,” ujar Alidison.

Jalan Lintas Sumatera merupakan kawasan yang sangat rawan menjadi sarana lalu lintas peredaran narkoba dari Aceh menuju wilayah lain, terutama ke Pulau Jawa. Untuk menekan peredaran barang haram tersebut, polisi menggelar razia narkoba secara rutin, Beberapa waktu terakhir, kepolisian berhasil menangkap dan menggagalkan peredaran narkoba seberat 40 kilogram dan 37 kilogram di Lintas Sumatera wilayah Pasaman Timur ujar Alidison,

Lebih lanjut, Alidison mengatakan, untuk wilayah Sumbar pihaknya mewaspadai tujuh titik yang dicurigai sebagai jalur rawan masuknya narkoba. Ketujuh titik tersebut adalah kawasan Pasaman Timur yang berbatasan dengan Sumatera Utara, perbatasan Kabupaten Lima Puluh Kota dengan Riau, Lubuk Sikaping (Pasaman Barat), perbatasan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci, perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Bengkulu, Bandara Internasional Minangkabau (BIM), dan Pelabuhan Teluk Bayur. (Donny D. Osmond)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s